Amerika Jual THAAD ke Arab Senilai Rp215 Triliun

Arab Saudi menandatangani surat penawaran dan penerimaan dengan Amerika Serikat untuk pembelian sistem rudal THAAD Lockheed Martin.

Juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat yang dikonfirmasi CNBC International mengatakan ini adalah sebuah langkah maju yang signifikan dalam kesepakatan senilai US$15 miliar atau sekitar Rp 215 triliun.

“Setelah menyelesaikan pemberitahuan kongres yang diperlukan pada tahun 2017, diikuti dengan negosiasi selama berbulan-bulan, menandatangani surat penawaran dan tanda penerimaan merupakan langkah untuk melindungi Amerika dan mitra regionalnya dari rudal-rudal asal Iran,” kata juru bicara tersebut

“Penjualan sistem pertahanan rudal THAAD [Terminal High Altitude Area Defense] menguntungkan keamanan nasional Amerika dengan mendukung keamanan jangka panjang Arab Saudi dan wilayah Teluk dalam menghadapi ancaman rudal balistik yang berkembang dari rezim Iran dan kelompok ekstremis yang didukung Iran,” kata juru bicara itu.

Para pejabat Saudi dan Amerika menandatangani perjanjian penting antara pemerintah kedua negara awal pekan ini. Penandatanganan ini membuka jalan bagi penjualan besar-besaran 44 peluncur, rudal, dan peralatan terkait THAAD.

Diproduksi oleh Lockheed Martin,  THAAD , adalah sistem pertahanan rudal anti-balistik yang sangat canggih. Sistem nii dirancang untuk menembak jatuh rudal jarak pendek, sedang, dan menengah dalam fase terminal mereka. Interseptor THAAD tidak membawa hulu ledak, dan mengandalkan energi kinetik untuk menghancurkan rudal musuh.

Perkembangan ini terjadi ketika Arab Saudi disorot karena masalah pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi, serta perannya dalam perang di Yaman.  Presiden Amerika Donald Trump telah berjuang keras untuk menyelamatkan penjualan senjata ke Arab Saudi yang nilainya cukup besar.

Arab Saudi adalah negara monarki kaya minyak yang merupakan salah satu mitra strategis paling penting bagi Amerika dan pelindung yang signifikan dari perusahaan pertahanan Amerika karena Arab adalah pembeli utama senjata buatan mereka.

Pekan lalu, dalam sebuah pernyataan yang mengejutkan, Trump menegaskan bahwa Amerika  akan terus mendukung Arab Saudi. Ia juga mengomentari dampak potensial terhadap perusahaan pemasok pertahanan jika Amerika akan menjatuhkan sanksi kepada Arab atas pembunuhan Khashoggi.

Facebook Comments

error: Content is protected !!