For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Kekuatan Siluman Terus Tumbuh, F-35 Israel Terus Datang, Jepang Akuisi Varian B

F-35 Israel / Israel Defense Forces

Angkatan Udara Israel kembali  menerima dua lagi pesawat F-35I akhir pekan ini, sehingga kini mereka total telah memiliki 14 jet tempur generasi kelima tersebut.

Sejak menerima sepasang F-35I pertamanya pada bulan Desember 2016,  armada jet F-35 Israel telah berkembang dengan stabil. Jerusalem Post melaporkan Senin 26 November 2018 Israel adalah satu-satunya negara di Timur Tengah dengan pesawat F-35 aktif yang siap beroperasi.

Baru-baru ini Israel menjadi tuan rumah Konferensi Kelompok Kerja Pengguna F-35, sebuah konferensi yang mengumpulkan peserta program F-35 di satu tempat. Konferensi tahunan kedua menampilkan Angkatan Udara Amerika dan delegasi Israel, Inggris dan Belanda yang membahas cara mengembangkan prosedur operasi dengan F-35.

Israel dianggap sebagai salah satu negara terkemuka dalam penggelaran F-35 secara operasional. Israel adalah satu-satunya negara selain Amerika yang insinyur dan pemeliharanya diizinkan untuk mengotak-atik langsung senjata serta sistem komando dan kontrol F-35 hingga mereka mendapat penunjukan tersendiri yang dikenal sebagai F-35I.

“Tujuan konferensi itu adalah untuk menciptakan komunitas pengguna dan bahasa umum antara negara-negara yang menerima F-35,” kata Pasukan Pertahanan Israel  dalam sebuah pernyataan.

IAF menggunakan F-35 selama misi tempur untuk pertama kalinya pada bulan Mei 2018, bahkan mengalahkan Amerika Serikat sebagai militer pertama yang menerima jet mahal  tersebut.

Sementara itu  Jepang secara resmi telah memutuskan untuk membeli pesawat F-35B yang memiliki kemampuan lepas landas pendek dan mendarat vertikal.

Surat kabar news24.jp melaporkan Senin 26 November 2018, pesawat ini akan ditempatkan di kapal perusak helikopter kelas Izumo milik mereka. Keputusan itu menunjukkan Jepang semakin meninggalkan doktrin militer pasif mereka yang telah dipegang sejak Perang Dunia II berakhir.

Surat kabar Jepang Yomiuri Shimbun sebelumnya melaporkan bahwa pemerintah dapat membeli hingga 40 F-35B. Selain bisa ditempatkan di Kelas Izumo, F-35B juga sangat cocok untuk dioperasikan dari landasan sederhana yang ada di pulau-pulau terpencil.

“Pemerintah sedang mempertimbangkan operasi jet tempur F-35B dari sekitar fiskal 2026, dalam upaya untuk memanfaatkan bandara di pulau-pulau terpencil hingga meningkatkan kemampuan bangsa untuk mempertahankan pulau-pulau,” kata surat kabar itu.

Facebook Comments