Mirage 4000, Mimpi Gagal Lahirkan Super Mirage

Pada bulan September 1975, M Marcel Dassault mengumumkan bahwa Dassault-Breguet akan mengembangkan pesawt dua mesin turbofan yang dikembangkan dari Mirage 2000. Awalnya disebut Super Mirage Delta dan kemudian menjadi Super Mirage 4000. Pesawat ini dirancang terutama untuk misi intersepsi dan penetrasi. ketinggian rendah Prototipe, Nomor 01 / F-ZWRM, diluncurkan pada bulan Desember tahun 1977.

Pada penerbangan pertama, 9 Maret 1979 di Istres, pesawat mencapai kecepatan Mach 1,2, . Mach 1,6 pada penerbangan kedua dan, pada penerbangan keenam (11 April), mencapai Mach 2.04 dan terbang pada sudut serangan sampai 25 °.

Pesawat ini melakukan debut publik Juni di Paris Airshow. Pada akhir tahun 1980, pesawat memiliki sekitar 100 jam terbang. Mesin M53-5 ditambahkan pada 1981, menggantikan P2. Pada tahun 1982 itu pesawat menunjukkan kemampuan sebagai pencegat dan serangan konfigurasi di Farnborough.

d-09-mirage-4000

Konfigurasi

Mirage 4000 memanfaatkan aerodinamis komputer, dengan sistem kontrol aktif fly-by-wire dan CG belakang. Pesawat juga memiliki variable-incidence sweptback foreplanes dan blister-type cockpit canopy sehingga pilot bisa melihat dalam area 360 °. Boron dan komposit serat karbon yang digunakan secara luas di sirip, kemudi, elevons, panel pesawat, foreplanes, dan bagian lain. Sayap memiliki radius besar fairings.

Seluruh trailing edge dari sayap masing-masing diambil oleh dua bagian elevons. Belakang pesawat lebih pendek, yang membuat Karman fairings tidak perlu. Kemudi, elevons, dan penutup yang digerakkan oleh sistem kontrol fly-by-wire. Sirip vertikal terbuat dari komposit karbon dan tangki bahan bakar tiga kali lebih banyak bahan bakar internal Mirage 2000 (tangki bahan bakar lainnya berada di sayap dan badan pesawat).

Pesawat memiliki struktur semi-monocoque konvensional. Tiga gear roda pendaratan dirancang oleh Messier-Hispano-Bugatti dan memiliki roda depan kembar dan roda tunggal pada setiap unit lain.  Jika memasuki layanan pesawat ini diprediksi akan setara dengan F-15 atau Su-27.

Sistem dan avionik diadaptasi dari Mirage 2000. Sistem hidrolik dibuat oleh Messier-Hispano-Bugatti, dan bertekanan 280 bar (£ 4000 / sq in). Didukung oleh empat pompa canggih dan menggunakan pipa titanium ringan. Mirage 4000 juga menggunakan dua generator listrik Auxilec.

Dalam kompartemen belakang pilot adalah APU turbin gas Turbomeca Palouste (untuk memulai mesin). Prototipe menggunakan radar yang sama dengan Mirage 2000 yakni radar Doppler RDM multi-mode, tapi radar sebesar 80 cm (31,5 in) dengan diameter bisa dimuat di radome hidung. Avionik lainnya termasuk autopilot digital, display multi-mode, yang SAGEM Uliss 52 INS, sebuah Crouzet data udara Jenis komputer 80, Thomson-CSF VE-130 HUD, dan sistem pengiriman senjata otomatis digital.

Sementara mengembangkan Mirage 2000 untuk Perancis, Dassault meranacang versi bermesin ganda, Mirage 4000 (kanan) untuk ekspor. Prototipe terbang Maret 1979, tetapi tidak ada pelanggan yang ditemukan.

 

Penjualan

Pada saat itu mock-up ditampilkan, Arab Saudi langsung bersedia mendanai pembangunan. Dan pada tahun 1980, Menteri Pertahanan Pangeran Sultan UBN Abdul Aziz mengatakan bahwa mereka sedang mempertimbangkan mengambilnya.

Komite pertahanan Prancis memutuskan untuk membeli 50 Mirage 4000 untuk menggantikan Mirage IV. Namun, tidak ada pesanan yang menjadi kenyataan, terutama karena biaya yang tinggi selain juga karena Mirage 2000 dinilai lebih baik.

Pada tahun 1986, Dassault kembali mengaktifkan Mirage 4000  dan mengganti namanya menjadi dari Mirage 4000 menjadi Super Mirage 4000 dan mengganti cat dengan kamuflase gurun.

Tetapi pesawat ini kemudian hanya sebagai pesawat testbed untuk program Rafale yakni untuk meneliti perilaku konfigurasi canard-delta di turbulensi.

Pesawat ini pada pada tahun 1987 ditampilkandi Paris. Pada tahun 1995 itu dibawa pameran permanen di luar Musée de l’Air et de l’Espace.

Pada akhir tahun 2005 Angkatan Udara India (IAF) dikabarkan menunjukkan minat untuk pesawat ini. Tetapi juga tidak ada kelanjutannya.

 

 

Facebook Comments

error: Content is protected !!