For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Inilah Sesumbar Rusia Mengapa S-400 Lebih Baik dari Patriot

S-400 / TASS

Meskipun Washington mengancam akan menjatuhkan sanksi pada negara-negara yang membeli peralatan militer dari Moskow, banyak dari mereka, seperti Turki, India dan Indonesia, masih tetap dengan persenjataan Rusia.

Deputi Menteri Pertahanan Rusia Alexander Fomin menjelaskan dalam sebuah wawancara dengan Sputnik mengapa banyak negara di seluruh dunia lebih memilih sistem pertahanan udara S-300 dan S-400 Rusia daripada Patriot buatan AS atau bahkan sistem Patriot PAC-3 + yang ditingkatkan. Menurutnya, tidak ada sistem pertahanan udara di dunia yang bisa mendekati sebagian besar parameter S-300 dan S-400.

“Semua orang mengerti bahwa tidak ada Patriot, bahkan versi PAC-3 +, dapat lebih baik daripada S-300, kita tidak berbicara tentang S-400. Tidak ada sistem yang lebih baik dalam jangkauan efektif, atau dengan jumlah target yang dapat diserang secara bersamaan, atau dengan jumlah target yang dilacak, atau dengan kecepatan target. Dalam semua parameter tersebut, kami mengalahkan Patriot PAC-3 +, “katanya sebagaimana dikutip Sputnik.

Fomin lebih lanjut mencatat bahwa sementara sistem Patriot dapat mencapai target dengan kecepatan hingga 2.000 meter per detik, sementara sistem pertahanan udara Rusia dapat menembak jatuh sasaran yang terbang pada 4.700 meter per detik.

Patriot

“Semua orang memahami ini dan dengan demikian meskipun rasa takut [pada sanksi] menyadari bahwa tidak ada [sistem pertahanan udara] lebih baik dari kita,” ia menyimpulkan.

Beberapa negara telah menghadapi risiko terkena sanksi Amerika atas kontrak mereka untuk membeli peralatan militer Rusia. Yakni, Turki dan India menghadapi ancaman seperti itu atas kontrak mereka untuk membeli sistem pertahanan udara S-400 Rusia. Indonesia sebagaimana disebut Sputnik juga berisiko atas kontrak pembelian jet tempur Su-35.

Baca juga:

Patriot Vs S-400, Unggul Mana?

Facebook Comments