Setelah 29 Tahun Kapal Induk Amerika Kembali ke Norwegia, Pesan Kuat Buat Rusia

Kapal Induk USS Harry S Truman /US Navy

Kapal induk bertenaga nuklir USS Harry S. Truman sedang dalam perjalanan ke Norwegia dan diperkirakan akan tiba dalam waktu satu minggu untuk pelatihan Trident Juncture 2018. Ini adalah peristiwa langka karena ini adalah  yang pertama sejak era Perang Dingin.

Terakhir kapal induk Amerika datang ke Norwegia adalah pada 1989 atau 29 tahun lalu. Pengiriman simbol kekuatan Amerika ke negara yang berbatasan langsung dengan Rusia jelas menjadi sebuah pesan kuat yang Washington berharap mendapat perhatian dari Kremlin.

Radio NRK Norwegia mengutip sumber pertahanan Norwegia menggambarkan tujuan dari USS Harry S. Truman muncul di latihan memang sebagai upaya unjuk kekuatan militer besar-besaran ke Rusia.

“Tujuannya adalah untuk mengatakan ‘kami di sini.’ AS telah lama meninggalkan Atlantik Utara. Dengan ini, mereka menandakan bahwa mereka kembali, ” katanya sumber pertahanan anonim kepada NRK.

Pada saat yang sama, sumber itu juga mengakui bahwa kehadiran kapal induk bertenaga nuklir kemungkinan akan memprovokasi Rusia.

“Kami harus siap dengan tanggapan Rusia. Mungkin mereka akan berlayar keluar untuk mengendus. Mungkin juga ada gerakan penerbangan Rusia yang harus kami tangani,” kata sumber itu.

Menurut NRK, kapal telah meninggalkan Inggris dan kemungkinan akan beroperasi di utara kota Troms√ł, tetapi tidak mungkin mencapai pantai Finnmark County, yang berbatasan dengan Oblast Murmansk Rusia.

Kapal induk dengan kelompok tempurnya adalah simbol kekuatan besar. Dalam kelompok ini selain kapal induk juga terdapat kekuatan besar lain seperti destroyer, penjelajah, dan juga sayap tempur. Selain itu kapal selam juga selalu ada dalam kelompok tempur kapal induk.

Seperti diberitakan sebelumnya kelompok tempur USS Harry S. Truman tengah bergerak untuk bergabung dalam latihan militer NATO bulan depan yang disebut-sebut sebagai unjuk kekuatan terbesar dalam 20 tahun terakhir.

“Kapal induk USS Harry S. Truman dan kelompok tempurnya termasuk kapal dan pesawat, akan ikut serta dalam Trident Juncture,” kata Komandan Angkatan Laut Amerika di Eropa Laksamana James G. Foggo di markas NATO, di Brussels Selasa 9 Oktober 2018. Fogo juga menjabat sebagai Komandan Angkatan Laut NATO.

Trident Juncture akan diikuti 29 anggota NATO dan juga militer dari Swedia dan Finlandia yang akan melibatkan sedikitnya 40.000 personel.

Ketika ditanya tentang kedekatan latihan dengan perbatasan Rusia, Letnan Jenderal Norwegia Rune Jakobsen mengatakan, “Area latihan inti lebih dari 1.000 kilometer dari perbatasan Rusia, dan operasi udara bisa berlangsung hingga 500 kilometer jauhnya dari perbatasan, jadi tidak ada alasan bagi Rusia untuk merasa takut atau melihat ini sebagai sesuatu yang lain daripada latihan bertahan. ”

USS Truman sebelumnya ditempatkan di Laut Mediterania Timur melakukan operasi melawan ISIS. Tetapi seperti diketahui Amerika telah mengubah perhatian mereka dari ancaman teroris menjadi ancaman menghadapi dua kekuatan besar yakni Rusia dan China yang menurut Washington terus meningkatkan agresivitas mereka.

Facebook Comments

error: Content is protected !!