For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Satu Miliar Lebih Terang dari Matahari, China Bangun Laser Luar Angkasa Pemburu Kapal Selam

China sedang mengembangkan satelit yang dilengkapi laser untuk memburu kapal selam hingga  1.640 kaki di bawah permukaan. Jika sukses, ini akan menjadi tantangan sangat sulit bagi kapal selam negara lain.

Para peneliti mengatakan sinar laser ruang angkasa yang dikenal sebagai Project Guanlan dilaporkan akan satu miliar kali lebih terang daripada Matahari

Proyek China ini bertujuan untuk meningkatkan pengawasan laut dan memungkinkan kekuatan super untuk mengumpulkan data  lautan di seluruh dunia serta melacak kapal selam.

Rusia dan Amerika dilaporkan dapat mengenali kapal selam dalam kedalaman 300 kaki di bawah permukaan laut. Jika benar satelit China bisa memantau hingga kedalaman 1.600 kaki, maka ini adalah langkah yang jauh lebih besar.

Song Xiaoquan, seorang peneliti yang terlibat dalam proyek tersebut, meyakini program ini akan memungkinkan China untuk memantau lapisan atas Samudra. “Ini akan mengubah hampir segalanya,” katanya.

Project Guanlan – yang berarti ‘menonton ombak besar’ telah diluncurkan pada bulan Mei. Para ilmuwan sedang mengerjakan desain satelit di laboratorium, dengan komponen utama dikembangkan di lebih dari 20 penelitian dan universitas.

Para peneliti telah mencoba selama lebih dari setengah abad untuk mengembangkan sinar laser untuk berburu kapal selam menggunakan teknologi LIDAR (pendeteksian cahaya dan jangkauan).

Sebagaimana dilaporkan The Express Jumat 5 Oktober 2018, ketika laser menyentuh kapal selam, gelomang yang dipantulkan akan diambil oleh sensor dan dianalisis oleh komputer. Para peneliti percaya sinar laser bertenaga tinggi dapat memindai area seluas 62 mil (100km).

Tetapi para ahli lain mengklaim pengawasan laut dalam seperti itu merupakan “mission impossible” karena laser tidak dapat menembus hingga kedalaman itu.

Seorang peneliti anonim dari Institut Optik dan Mekanik Halus Shanghai di Chinese Academy of Sciences mengatakan kepada South China Morning Post para peneliti tidak akan mampu menembus kegelapan yang dijaga oleh alam. “Kecuali tentu saja mereka Tom Cruise, dipersenjatai dengan beberapa senjata rahasia.”

Facebook Comments