For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Superyacht Paling Mewah Ini Dibangun dari Frigat Berusia 40 Tahun

Para perancang mengkombinasikan lambung baja dari fregat cepat yang sudah pensiun dengan superstruktur komposit mutakhir yang menghasilkan kapal yang benar-benar berbeda.

Dari semua superyachts di dunia,Yas bisa disebut sebagai salah satu yang menonjol dan eksotis. Kapal berwarna putih dan pirus dengan panjang 463 kaki ini bentuknya menyerupai lumba-lumba. Sulit untuk membantah bahwa rancangan semacam ini digunakan untuk kapal pesiar.

Faktanya Yas awalnya memang dibangun sebagai kapal perang.Yas dibangun di atas lambung kapal kelas Kortenaer HNLMS Piet Hein yang dibangun Belanda.

HNLMS Piet Hein adalah kapal kelima di kelasnya dan diluncurkan pada tahun 1978. Kapal tersebut menggusur bobot 3.900 ton dan dilengkapi dengan sistem penggerak gas atau propulsi gas yang memungkinkan  pelayaran  efisien dengan menggunakan turbin bertenaga kecil untuk kecepatan rendah  serta memiliki kemampuan untuk berlari dengan kecepatan tinggi dengan bantuan turbin gas yang lebih besar. Ini adalah pengaturan yang sangat relevan untuk operasi perburuan kapal selam, yang merupakan peran utama kelas Kortenaer.

HNLMS Piet Hein Angkatan Laut Belanda

Belanda juga membangun dua kapal kelas Jacob van Heemskerck yang pada dasarnya merupakan versi pertahanan udara kelas Kortenaer dan Jerman membangun kelas Bremen juga didasarkan pada desain kelas Kortenaer.

Era Perang Dingin frigat Belanda dibangun dengan tangguh karena harus menghabiskan sebagian besar waktunya beroperasi di perairan Laut Utara yang terkenal kasar dan tak kenal ampun. Kelas ini juga cukup sukses dalam ekspor.

Yunani menerima dua kapal kelas Kortenaer langsung dari pabrik. Setelah Angkatan Laut Kerajaan Belanda mempensiun kapal terakhir pada akhir 1990-an, Yunani membeli kapal tersebut dan hanya tersisa dua. Sisa kapal ini kemudian dibeli Uni Emirat Arab salah satunya HNLMS Piet Hein.

HNLMS Piet Hein berganti nama menjadi Al Emirat dan satu lagi bernama Abu Dhabi. Dua frigat ini bekerja dengan Angkatan Laut UEA selama satu dekade, sebelum akhirnya dinonaktifkan pada 2008.  Tetapi ternyata itu bukan akhir dari kisah mereka.

Al Emirat Angkatan Laut UEA

Lambung kapal yang masih dalam kondisi baik dan kualitas tangguh serta bentuk lambung yang efisien membuat mereka menarik untuk digunakan kembali.  Pada saat yang sama bangsawan dan politisi UEA yang terkemuka Hamdan bin Zayed bin Sultan Al Nahyan juga sedang mencari kapal pesiar baru. Maka sebuah galangan di Abu Dhabi pun diminta untuk merombak kapal perang itu menjadi kapal pesiar mewah.

Al Emirat menjadi kapal pertama yang menjalani konversi sangat dramatis. Didesain oleh Pierrejean Design Studio, proyek ini dijuluki Swift141 — sebuah nama yang menandakan dia cepat dan panjangnya 141 meter  selama perkembangan dan rekonstruksi.

Saat dirombak

Kapal yang telah memakai dua nama lain di masa lalunya akan muncul kembali dari ADMShipyards Abu Dhabi setelah tiga tahun bekerja sebagaiYas — salah satu superyachts terbesar, tercepat, dan tentu saja paling unik di dunia.

500 potongan  kaca yang diperkuat diperlukan untuk melengkapi suprastruktur kapal. Itu adalah salah satu aspek paling menantang dari program ini.

Kelas Kortenaer adalah kapal cepat, mampu mencapai kecepatan lebih dari 30 knot. Tetapi meskipun powerplant-nya ditukarkan dengan sistem yang jauh lebih kuat, tetapi lebih konvensional, lambung kapal yang ramping akan memberikan efisiensi tinggi dan stabilitas yang baik.

SuperstrukturYas dibuat hampir seluruhnya dari material komposit ringan yang membantu secara dramatis dalam menjaga berat  untuk meningkatkan kinerja.

Setelah jadi Yas

Kapal kedua Abu Dhabi juga akan dirombak sebagai kapal pesiar meski mungkin dengan desain yang berbeda dan dikenal sebagai proyek Swift135.

Saat ini,Yas adalah kapal pesiar terbesar ke-11 di dunia. Kapal ini akan dilengkapi dengan fitur kolam renang, spa, beberapa salon dan tempat hiburan, serta semua tempat hibungan lain.Yas juga memiliki helipad besar yang biasanya ditempati oleh AW139  dan sistem hiburannya adalah yang paling canggih di dunia.

Facebook Comments