For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Dibangun Tahun 1937, Airship Ini Memiliki Interior Mewah

Ketika pesawat mulai menjadi sarana utama perjalanan lintas benua, LZ 129 Hindenburg merupakan kekuatan yang harus diperhitungkan.

Airship atau balon terbang besar Jerman ini adalah pesawat pertama yang menyediakan layanan udara terjadwal reguler antara Eropa dan Amerika Utara.

Pesawat membutuhkan waktu 43 jam untuk terbang melintasi Atlantik, yang pada saat itu dianggap sangat cepat, karena dengan kapal penumpang tercepat membutuhkan waktu setidaknya 4 hari untuk menempuh jarak yang sama.

1

Yang membuat Hindenburg menonjol adalah desain futuristik. Desain dalamnya juga sangat mewah.

Bencana Hindenburg pada tanggal 6 Mei 1937, mengakhiri ide menggunakan Zeppelins di perjalanan jarak jauh udara.  Tetapi LZ 129 Hindenburg, adalah symbol puncak kemajuan teknologi selama era pra-Perang Dunia II.

2

Interior Hindenburg Airship – koridor interior kabin penumpang. Menggunakan aluminium untuk menurunkan berat kapal.

3

Seorang awak memasak di dapur. Sebuah dapur modern, dilengkapi elektrik menyediakan makanan untuk penumpang dan awak.

4

Kabin dilengkapi dengan air panas dan dingin, tempat tidur bertingkat ganda, dan meja tulis built-in.

5

Ruang makan sepanjang 14 meter dan lebar 4 meter, dihiasi dengan lukisan dan wallpaper sutra.

6

Lounge, dengan peta dunia dilukis di dinding, menggambarkan rute penjelajah Ferdinand Magellan, Vasco de Gama, Captain Cook dan Columbus. Pada tahun 1936, lounge memiliki 160-kg grand piano, tapi kemudian harus disingkirkan karena terlalu besar dan berat.

7

Bencana Hindeburg. Hindenburg kedua meledak, foto sejarah ini menunjukkan zeppelin Jerman sebelum kecelakaan selama Station Air Lakehurst Naval di Lakehurst, NJ

Facebook Comments