For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

60 F-16 Segera Pensiun, Apakah Singapura Segera Masuk ke Era Siluman?

F-16 Singapura

Singapura dalam beberapa bulan ke depan akan mengumumkan rencana untuk mengganti armada jet tempur F-16 tua mereka. Sejumlah jet tempur papan atas kemungkinan akan berjuang untuk merebut pasar yang cukup besar ini.

Singapura memiliki sekitar 60 jet F-16 yang berada di masa bakti mereka. Menteri Pertahanan Singapura Ng Eng Hen mengatakan kepada wartawan bahwa mereka perlu membuat keputusan untuk menggantikan mereka segera karena pelatihan pilot dan fasilitas bangunan untuk model baru bisa memakan waktu hingga 10 tahun.

Dengan anggaran pertahanan terbesar di Asia Tenggara, negara kaya ini akan menjadi pasar bagi perusahaan senjata global karena ingin berinvestasi dalam teknologi baru dan meningkatkan peralatannya.

“Apakah itu Typhoon, apakah itu F-35, apakah itu Sukhoi, bahkan sekarang siluman buatan China. Bisa saja bersaing,” kata Ng sebagaimana dikutip CNBC Sabtu 30 Juni 2018.

Singapura harus membuat keputusan dalam beberapa bulan ke depan “untuk memastikan bahwa kita dapat menggantikan F-16 kami tepat pada waktunya,” Ng menambahkan.

F-16 Singapura pertama kali memasuki layanan pada tahun 1998. Negara ini biasanya menggunakan pesawat buatan Amerika,  F-35 sangat berpotensi untuk menggantikan mengingat Singapura juga menjadi negara yang terlibat dalam program jet tempur bersama tersebut. Pada Februari 2018 lalu, F-35 juga tampil dalam pameran kedirgantaraan di negara tersebut.

Kepala bisnis internasional Lockheed mengatakan pada bulan Februari bahwa Singapura serius mengevaluasi pembelian jet tempur generasi kelima F-35 yang dibanderol dengan harga sekitar US$ 80 juta per unit.

Dia mengatakan pembicaraan awal dengan Singapura dipusatkan pada varian F-35B yang mampu lepas landas pendek dan mendarat vertikal. Varian ini disebut sangat cocok dengan Singapura yang tidak memiliki lahan luas.

Laporan media menunjukkan bahwa Singapura telah berniat membeli empat F-35 pada sekitar 2022, dengan opsi untuk membeli delapan lainnya, tetapi menunda pengambilan keputusan tentang ini pada tahun 2016.

Sementara BAE Inggris telah menawarkan ke tetangga Singapura, Malaysia, sebuah kesepakatan pembiayaan yang didukung pemerintah Amerika untuk menggantikan jet tempur negara itu dengan Eurofighter Typhoon.

Facebook Comments