For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Pantsir akan Dilengkapi Rudal Hipersonik

Pantsir-S1

Sistem pertahanan rudal Pantsir milik Rusia akan ditingkatkan kemampuannya dengan dilengkapi dengan rudal yang mammpu melesat lima kali kecepatan suara atau hipersonik.

Rossiiskaya Gazeta mengutip sebuah sumber di kompleks industri militer negara itu melaporkan Sabtu 10 Maret 2018 penambahan rudal hipersonik akan menghasilkan peningkatan tiga kali lipat dalam rentang efektif sistem menjadi sejauh 60 kilometer dari kemampuan sekaran jarak 20 kilometer.

Sistem Pantsir, yang telah berhasil digunakan di Suriah, dirancang untuk melindungi infrastruktur penting melawan serangan udara dan juga serangan darat dan laut.

Pantsir telah diakui oleh Amerika sebagai senjata ideal melawan hampir semua UAV yang ada.

Dalam konfigurasi sekarang, sistem Pantsir yang memiliki berat 30 ton mampu menjatuhkan target udara pada jarak hingga 20 kilometer dan bergerak pada ketinggian hingga 15 kilometer.

Sistem ini juga dilengkapi dengan senapan otocannon dual 30 mm dengan tembakan efektif hingga 4 kilometer.

Pantsir sistem gabungan senjata / rudal canggih yang ditempatkan pada truk 8 × 8. Pada truk ini ada 12 rudal darat ke udara SA-22 Greyhound” dan sepasang meriam 30mm.

Senjata ini memiliki kapasitas yang lebih tinggi daripada sistem pertahanan taktis Rusia mutakhir, Tunguska 2S6, yang memiliki delapan rudal SA-19 ​”Grison dan dua meriam 30mm di kendaraan dengan roda rantai.

We Are The Mighty menyebut Pantsir-S1 memiliki cukup banyak rudal untuk bisa membunuh satu skuadron F / A-18 Hornets Angkatan Laut atau Marinir Amerika Serikat.

Menurut GlobalSecurity.org rudal SA-22 Greyhound memiliki jangkauan maksimum lebih dari 11 mil,  namun Deagel.com melaporkan bahwa versi lanjutan dari rudal ini dapat memiliki jarak tempuh hampir 25 mil – jauh melampaui kebanyakan senjata presisi yang ada di gudang senjata Amerika.

Hal yang menakutkan adalah bahwa Rusia sudah mengekspor sistem pertahanan udara canggih ini. Sejauh ini, pembeli termasuk Uni Emirat Arab, Irak, dan Suriah. Singkatnya, pesawat tempur Amerika bisa saja menghadapi truk Rusia yang bisa meniupnya dari langit.

Facebook Comments