Rusia ke Amerika: Kalau Takut Jangan Kirim Pesawat ke Dekat Perbatasan Kami
Su-27 Rusia mencegat pesawat RC-135U Amerika di atas Laut Baltik/USAF

Rusia ke Amerika: Kalau Takut Jangan Kirim Pesawat ke Dekat Perbatasan Kami

Kementerian Pertahanan Rusia menyarankan Amerika Serikat untuk menghindari mengirimkan pesawat militernya di dekat perbatasan Rusia jika memang tidak ingin dicegat oleh jet tempur mereka.

“Angkatan Udara akan terus mempertahankan perlindungan terhadap wilayah udara Rusia. Jika pilot Amerika kemudian depresi atau takut, kami menyarankan pihak Amerika untuk mengecualikan rute penerbangan di dekat perbatasan Rusia di masa depan, atau kembali ke meja perundingan dan menyetujui peraturan mereka,” kata Kementerian Pertahanan dalam pernyataannya Kamis 1 Februari 2018.

Kementerian Pertahanan Rusia mengingatkan Washington bahwa pesawat pengintaiannya di wilayah Laut Hitam akan ditemui oleh jet Rusia, namun tidak oleh mitra Ukraina yang menekankan bahwa Crimea adalah bagian yang melekat di Rusia.

Kementerian tersebut menyarankan Pentagon untuk mengeluarkan peta baru dengan batas wilayah udara Rusia yang benar ke semua awak kapal.

Pernyataan ini dikeluarkan terkait tuduhan Pentagon tentang pencegatan tidak aman dari pesawat EP-3 US Navy oleh sebuah jet Sukhoi Su-27 di atas perairan internasional Laut Hitam di dekat Crimea pada 29 Januari 2018.

Kementerian Pertahanan menekankan bahwa manuver serupa oleh pesawat NATO di dekat pesawat Rusia di atas Baltik, Barents, Norwegia dan Laut Utara sama sekali tidak menimbulkan dampak pada awak Rusia.

Ini menekankan manuver jet tempur Rusia itu standar dan benar-benar sesuai aturan serta aman. Pesawat Sukhoi-27 selama lebih dari dua jam 20 menit mengawal pesawat pengintai Amerika agar tidak mendekati ruang udara Rusia di dekat Crimea, sehingga penerbangan semacam itu tidak dapat disebut ‘intersepsi’ tetapi ‘mendampingi’