For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Mau Ngapain Lagi Kim? Situs Nuklir Korea Utara Tampak Sibuk

Gambar satelit menunjukkan peningkatan terowongan di situs nuklir rahasia Korea Utara – yang mengindikasikan bahwa negara tersebut sedang mempersiapkan tes nuklir baru.

Gambar udara menunjukkan “penggalian terowongan” di portal barat fasilitas Punggye-ri telah ditingkatkan. Pangkalan bawah tanah, yang dibuat di sebuah gunung di timur laut negara itu, telah menjadi lokasi dari lima uji coba nuklir terakhir Korea Utara.

Gambar tersebut juga menunjukkan peningkatan aktivitas di bagian selatan situs, yang juga bisa menunjukkan bahwa tes nuklir lain sudah dekat.

“Sepanjang bulan Desember 2017, gerobak dan personil pertambangan secara konsisten hadir di sekitar Portal Barat dan ada perluasan tumpukan material yang signifikan,” lapor 38 North.

“Pada tanggal 28 Desember, ada juga sejumlah besar personel (100 sampai 200) yang terlihat dalam tujuh formasi berbeda yang tujuannya tidak diketahui di Southern Support Area,” lanjut laporan itu.

“Kegiatan ini menggarisbawahi upaya terus-menerus Korea Utara untuk mempertahankan potensi situs Punggye-ri untuk pengujian nuklir di masa depan.” Perubahan aktivitas dapat dilihat pada citra satelit yang diambil dari Situs Uji Nuklir Punggye-ri pada 2 Desember 2017 dan 28 Desember 2017.

Portal Utara tetap tidak aktif  dan Portal Barat menunjukkan peningkatan tanda penggalian terowongan, termasuk rel kereta tambang baru dan perluasan tumpukan  material yang signifikan.

Pada 10 Oktober tahun lalu, sebuah terowongan di situs nuklir bawah tanah dilaporkan runtuh dan membunuh hingga 200 orang. Seorang pejabat Korea Utara yang dikutip Kantor Berita Korea Selatan Yonhap mengatakan bahwa bencana tersebut terjadi selama pembangunan terowongan bawah tanah.

Kecelakaan itu diyakini disebabkan oleh uji coba nuklir terakhir Kim Jong-un yang melemahkan gunung tersebut. Dilaporkan awal tahun ini gunung tersebut berisiko runtuh dan mengakibatkan kebocoran radiasi ke wilayah tersebut.

Para ahli mengatakan jika puncaknya runtuh, awan debu radioaktif dan gas akan menyelimuti wilayah tersebut. Situs uji Punggye-ri dibangun di sisi Gunung Mantap.

Facebook Comments