For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

5 Kapal Induk Paling Mungil di Dunia

Charles de Gaulle (Prancis)

Charles de Gaulle, kapal induk Angkatan Laut Prancis, memiliki sejarah  jauh lebih bahagia daripada sepupunya yang dibeli Brasil. Diluncurkan pada tahun 1994, kapal memiliki bobot 42.000 ton membuat sejarah sebagai kapal permukaan bertenaga nuklir pertama di Perancis, dan sebagai satu-satunya  kapal induk bertenaga nuklir yang pernah ada di luar Angkatan Laut Amerika Serikat.

Charles de Gaulle ditugaskan pada tahun 2001. Pada tahun 2011, ia memainkan peran dalam operasi militer pimpinan NATO  di Libya untuk menggulingkan Muammar Gaddafi. Empat tahun kemudian, pada  2015, kapal  mengambil bagian dalam serangan udara terhadap ISIS di Suriah.

Meski bertenaga nuklir, Chalers de Gaulle bukanlah kapal raksasa seperti halnya Nimitz.Sayap udara Charles de Gaulle  terdiri dari pesawat tempur, termasuk 36 jet tempur Super Etendard dan Rafale-M. Kapal sepanjang 261,5 meter ini mampu mengoperasikan pesawat peringatan dini udara Hawkeye E-2C Hawkeye yang dibangun di AS, dan dua helikopter AS565 Panther dan helikopter penyelamatan.

Kapal Induk sangat terlindungi dari ancaman dari udara karena menggunakan  rudal permukaan ke udara Aster 15, rudal Sadral dan meriam 20N 20mm Giatt. Secara umum, Charles de Gaulle dianggap salah satu yang paling tempur-efektif di kelasnya.

Cavour (Italia)

Kapal induk milik Angkatan Laut Italia ini memiliki bobot 28.000 ton, dengan panjang 244 meter. Kapal induk  ditugaskan pada bulan Juni 2009, termasuk kapal terbaru di angkatan laut dengan kemampuan membawa pesawat terbang.

Tetapi tidak tepat jika menyebut kapal tersebut sebagai lapangan udara mengambang karena komplemen pesawatnya hanya cukup untuk delapan pesawat Harrier II AV-8B. Ke depan, kapal tersebut diperkirakan akan dilengkapi dengan F-35.

Namun, Cavour juga bisa membawa 12 helikopter untuk berbagai keperluan, dan juga kekuatan amfibi yang terdiri dari  415 marinir, hingga 100 kendaraan roda atau 24 tank tempur utama, atau 50 kendaraan tempur lapis baja berat.

Selain itu, kapal ini mampu melayani sebagai pos komando mobile hingga 145 petugas dan personil. Secara efektif Cavour benar-benar sistem tempur universal yang paling sesuai untuk operasi ekspedisi seperti mengangkut tentara ke teater operasi, mendaratkan mereka di pantai dan melindungi pendaratan dengan sayap udaranya.

Selain itu, kapal ini dipersenjatai dengan sensor canggih dan sistem peperangan elektronik, SAM, senjata anti-pesawat terbang, peluncur umpan, dan senjata jarak dekat. Namun mengingat terlepas dari persenjataannya yang  tangguh, satu-satunya operasi besar di mana Cavour  mengambil bagian adalah misi kemanusiaan untuk membantu warga Haiti yang terkena dampak gempa 2010.

Juan Carlos 1 (Spanyol)

Juan Carlos I, salah satu kapal paling kuat di Angkatan Laut Spanyol. Kapal ini juga bukan murni kapal induk. Angkatan Laut Spanyol sendiri sendiri mengklasifikasikannya sebagai kapal multguna ‘Proyeksi Kekuatan Strategis’.

Dalam konsepnya, kapal tersebut dekat dengan   kapal amfibi Amerika USS Wasp, namun dengan ski jump untuk pesawat terbang. Persenjataan utama Juan Carlos I adalah 25 pesawat tempur AV-8 Harrier II.  Kapal  memiliki empat tempat pendaratan untuk helikopter Chinook CH-47, dan satu untuk V-22 Osprey.

Kapal memiliki berat 27.000 ton, panjang 230,82 meter dapat membawa hingga 1.200 marinir. Kapal juga bisa menampung hingga 46 tank Leopard 2E, empat perahu pendaratan dan empat kapal pendarat tiup. Kapal tersebut tidak memiliki pengalaman tempur, dan sejauh ini hanya ikut serta dalam latihan angkatan laut NATO.

Facebook Comments