For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Dirancang Aman dari Kiamat, Doomsday Vault Bahkan Rusak Karena Cuaca

Norwegia membangun apa yang dikenal sebagai Svalbard Global Seed Vault atau yang juga disebut sebagai Doomsday Vault. Sebuah fasilitas penyimpanan benih yang aman jika terjadi kiamat.

Harapannya, setelah kiamat masih ada orang yang bisa selamat dan juga bibit tananam yang bisa ditumbuhkembangn lagi. Sayangnya, baru berusia sembilan tahunan vasilitas yang dibangun di wilayah Arktik Norwegia tersebut sudah tidak lagi sesuai. Jangankan melawan kiamat, bahkan perubahan cuaca saja menjadikan fasilitas itu harus direnovasi ulang.

Doomsday Vault dirancang khusus agar kebal terhadap bencana alam, bencana industri dan bahkan bom nuklir. Bangunan ini berada di tengah jalan antara Norwegia daratan dan Kutub Utara.

Namun, perubahan iklim di sekitar kepulauan Svalbard yang terpencil telah memacu rekonstruksi ulang lemari besi yang diproklamirkan sebagai penemuan terbaik keenam di dunia oleh majalah Time.

https://www.instagram.com/p/BWf_VrlFJ7B/

Proses pembangunan kembali berlangsung sembilan tahun setelah dibuka oleh Presiden Komisi Eropa José Manuel Barroso dan Perdana Menteri Norwegia Jens Stoltenberg saat itu.

“Apa yang telah terjadi sejak kita menyelesaikan pembangunan di tahun 2008 adalah bahwa perubahan iklim telah memberi kita beberapa tantangan. Perubahan suhu dan kondisi cuaca telah membuat kebutuhan perlunya perbaikan,” kata Hege Njaa Aschim, Direktur Komunikasi di Direktorat Konstruksi dan Properti Umum Norwegia (Statsbygg) kepada harian Aftenposten Selasa 12 Desember 2017.

“Bangunan itu sendiri masih berdiri di atas bukit. Itu bagian terowongan di kubah gunung yang telah memberi kita beberapa tantangan,” Njaa Aschim menjelaskan.

Sekitar 17.000 meter kubik massa longgar di sekitar lubang terowongan akan dilepas dan diganti dengan struktur beton tahan air baru. Pada saat yang sama sistem drainase dan pendinginan diperkuat untuk mencegah air lelehan dari dataran tinggi berkumpul di pintu masuk terowongan.

Selain itu, sebuah bangunan  baru yang dirancang oleh perusahaan Snøhetta direncanakan berada sekitar jarak 40 meter dari pintu masuk. Bangunan seluas sekitar 180 meter persegi akan mengambil alih fungsi yang diperlukan sehubungan dengan upaya mengurangi jumlah sumber panas di dalam brankas itu sendiri.

“Kita perlu melakukan sesuatu sehingga kita dapat mengatasi iklim yang lebih hangat dan basah Ini adalah tentang keamanan warisan dunia, sehingga kita memiliki sesuatu untuk tumbuh di masa depan, ini juga tentang reputasi Norwegia,” kata Njaa Aschim.

Doomsday Vault berisi 930.000 jenis bibit yang dikumpulkan dari seluruh dunia dan disimpan dalam kondisi aman untuk penyimpanan jangka panjang guna melestarikan variasi genetik besar dalam pertanian dunia. Kubah itu memiliki kapasitas cadangan sebanyak tiga juta bibit.

Status Doomsday Vault sebagai benteng yang tak tertembus mulai mencair awal tahun ini, karena banyak air meluap masuk ke terowongan pintu masuk gedung. Meski tidak ada bibit yang rusak, reputasi bangunan itu jelas ternoda.

Setelah diberi lampu hijau oleh Kementerian Pertanian dan Pangan, pembangunan akan dimulai pada musim semi berikutnya dan akan selesai pada tahun 2019.

Facebook Comments