Pasukan Nuklir Siap Menolak Perintah Trump

Pasukan nuklir Amerika Serikat tidak akan sungkan-sungkan menolak perintah Presiden Donald Trump untuk meluncurkan nuklir secara ilegal untuk menyerang Korea Utara.

Jenderal Angkatan Udara, John Hyten sebagaimana dilansir Reuters Sabtu 18 November 2017 menegaskan akan memberikan banyak pertimbangan ketika mendapatkan perintah tersebut.

“Kami bukan orang bodoh. Kami berpikir tentang dampak lain yang banyak,” jelas dia.

Hyten mengatakan, sebagai kepala angkatan udara Amerika dia mengingatkan kepada Trump untuk mempertimbangkan apa yang diperintahkannya kembali.

“Dan jika itu ilegal, Saya akan mengatakan, Pak Presiden, itu ilegal,” tegas dia.

Oleh karena itu, lanjut Hyten, dirinya tidak akan mengerjakan perintah yang tidak memiliki dasar hukum. Pasalnya, jika dirinya mengerjakan perintah yang ilegal, atau melanggar hukum, berarti sama saja memasukan dirinya ke dalam penjara.

Para senator yang mendukung Trump tidak serta merta langsung berkomentar terhadap pernyataan Hyten. Menurut beberapa senator yang termasuk dalam Partai Demokrat sebagai pendukung Trump menyatakan dukungan terhadap keputusan trump untuk menggunakan senjata nuklir dalam ancaman Korea Utara yang terus memancing permusuhan kepada Amerika.

Oleh karena itu, beberapa senator meminta undang-undang otoritas nuklir diubah untuk memberikan dukungan kebijakan Trump menggunakan senjata nuklir.

Facebook Comments