For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Medan Perang Telah Membuktikan Patriot Sebagai Yang Terbaik

Patriot

Sistem rudal pertahanan Patriot kembali menunjukkan kedigdayaannya setelah berhasil digunakan Arab Saudi mengintersep rudal yang dilesatkan oleh Houthi Yaman. Hal ini menambah daftar keberhasilan dari sistem rudal yang harus diakui sangat mumpuni dan kenyang dengan pengalaman tempur ini.

Patriot adalah sistem rudal pertahanan udara jarak jauh. Pembangunannya dimulai pada tahun 1963 untuk menggantikan sistem rudal pertahanan Nike Hercules dan Hawk milik Amerika Serikat. Raytheon adalah kontraktor utama sistem ini, sementara rudal dikembangkan oleh Martin-Marietta.

Tes pertama sistem pertahanan udara ini berlangsung pada 1969-1970. Patriot mulai bekerja dengan Angkatan Darat Amerika pada tahun 1982 dan saat ini mereka menggunakan lebih dari 100 peluncur Patriot dari semua varian.

Sistem pertahanan udara ini telah diekspor ke sejumlah sekutu Amerika dan berbagai varian Patriot dan upgradenya beroperasi dengan 14 negara. Patriot pertama kali digunakan dalam pertempuran selama Perang Teluk Persia di mana ia menjalankan tugasnya dengan baik. Patriot berhasil membendung sejumlah serangan rudal Scud milik Irak.

Versi awal Patriot menggunakan rudal MIM-104A, yang juga dikenal sebagai Standar. Rudal ini  memiliki jangkauan sekitar 100 km dan  dilengkapi dengan hulu ledak fragmentasi yang meledak saat membentur target atau menggunakan proximity fuse

Versi pertama Patriot digunakan secara eksklusif sebagai senjata anti-pesawat terbang dan tidak memiliki kemampuan melawan rudal balistik. Kemampuan ini diperkenalkan pada akhir 1980-an ketika Patriot menerima perombakan sistem utama yang pertama.

Sistem pertahanan udara ini memiliki empat rudal per peluncur dengan rudal disimpan dan diluncurkan dari tabung aluminium bertulang pada sudut yang tetap. Peluncur dipasang pada trailer atau berdasarkan chassis 8×8 mobilitas tinggi.

Butuh waktu 30 menit untuk mempersiapkan sistem menembak. Baterai peluncur dan kendaraan pendukung terkait dapat mengubah posisi hingga beberapa kali dalam sehari.

Baterai Patriot atau unit penembakan adalah elemen operasi dasar. Biasanya termasuk pos komando, radar, 8 peluncur dan kendaraan pendukung.  Baterai bisa mencapai 8 target sekaligus. Jika diperlukan baterai bisa beroperasi hingga 16 peluncur.

Peluncur bisa diletakkan hingga 1 km dari radar atau kendaraan komando. Untuk membangun baterai pertahanan yang efektif dan tumpang tindih antara baterai terletak dalam jarak 30-40 km.

Radar mendeteksi jet tempur pada jarak 110-130 km, pembom pada kisaran 160-190 km, rudal pada jarak 85-100 km, hulu ledak rudal pada jarak 60-70 km. Patriot juga dapat menerima data penembakan dari pos komando tingkat tinggi atau pesawat peringatan dini udara, seperti E-3 Sentry.

Biasanya perintah penembakan dikeluarkan oleh pos komando batalyon. Perlu dicatat bahwa sebuah pos komando baterai dapat memberikan perintah tembak jika untuk membela diri atau ketika komunikasi dengan perintah tingkat yang lebih tinggi ditekan oleh jamming elektronik. Derek digunakan untuk memuat ulang peluncur dengan rudal.

Varian Patriot

PAC-1

PAC merupakan kepanjangan dari Patriot Advanced Capability sebagai gambaran dari upgrade yang dilakukan. Varian PAC-1 merupakan upgrade pada perangkat lunak saja dari varian asli, yang dimulai pada tahun 1983. Namun, hal itu mengubah cara radar mencari target di langit untuk melawan ancaman yang ditimbulkan oleh rudal balistik. Ini juga mengubah cara bagaimana Patriot mempertahankan daerah melawan serangan musuh.

Sebuah rudal MIM-104B baru diperkenalkan dan disebut oleh Angkatan Darat Amerika Serikat sebagai jammer anti stand-off. Ia bekerja dengan cara yang sama seperti rudal anti-radiasi. Begitu diluncurkan di area yang ditunjuk oleh operator, ia menempatkan dan menghancurkan pemancar elektronik yang paling signifikan. Hal ini membantu Patriot untuk melibatkan dan menghancurkan pesawat perang elektronik pada jarak dekat.

PAC-2

Merupakan varian dari hasil upgrade lain yang dikembangkan pada akhir 1980an dan merupakan upgrade rudal besar pertama. PAC-2 menembakkan rudal MIM-104C dan MIM-104D dengan jarak tempuh sekitar 160 km. Sistem pertahanan udara juga ditingkatkan lebih efektif melawan rudal balistik.

PAC-2 pertama kali diuji pada tahun 1987 dan diterima Angkatan Darat Amerika pada tahun 1990. Selama Perang Teluk Persia, sistem ini dikirim ke timur tengah dan dianggap sebagai sistem rudal anti-balistik yang sukses. Beberapa baterai Patriot dikerahkan di Arab Saudi dan Israel dan  digunakan untuk melindungi kota dan target strategis melawan rudal balistik Irak. Upgrade sistem pertahanan udara PAC-2 berlanjut sampai hari ini.

PAC-3

PAC-3 memiliki kemampuan lebih baik untuk melawan rudal balistik. Hampir setiap aspek sistem ditingkatkan. Sebuah rudal MIM-104F baru diperkenalkan yang jauh lebih kecil dari rudal Patriot yang lebih tua.

Empat rudal dibawa dalam satu container hingga  satu peluncur memiliki 16 rudal dan bukan 4. Rudal ini memiliki jarak tempuh sekitar 40 km dan ketinggian 20 km.  Jangkauan pelacakan radar juga telah meningkat.

Baca juga:

Patriot Vs S-400, Unggul Mana?

Facebook Comments