For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Afrika Selatan Bisa Bikin Pesawat Murah, Tapi Oke

AHRLAC memiliki kokpit bulat dengan tandem pengaturan tempat duduk untuk mengakomodasi dua awak pesawat. Kursi pelontar menggunakna Martin Baker Mark 16.

Pesawat ini memiliki sistem avionik terintegrasi dengan layar on-board serta relay data. Juga dilengkapi dengan hands-on throttle dan tongkat kontrol.

AHRLAC dilengkapi dengan enam cantelan di bawah sayap untuk membawa senjata. Dua cantelan dapat membawa tangki bahan bakar eksternal. Pesawat ini juga dapat membawa rudal udara ke udara Mokopa dari Denel Dynamics, roket terarah 20mm ditempatkan dan hidung pesawat.

AHRLAC memiliki kombinasi polong spesifik misi yang meliputi FLIR (forward looking infra-red) kamera, SAR (radar aperture sintetis), EW aktif dan pasif, ELINT (sinyal elektronik intelijen) dan COMINT (communication intelligence).Pesawat ini dilengkapi dengan sensor canggih on-board dan sensor multimission pod.

AHRLAC didukung oleh mesin turbuprop PT6A-66B Pratt dan Whitney Kanada. Sebuah baling-baling sederhana juga dipasang di bagian belakang pesawat. Mesin ini memiliki diameter 48.26cm dan panjang 178cm.

AHRLAC memiliki kecepatan maksimum jelajah 300kts (540kmph), daya jangkau 1.100 mil laut. Daya tahan lebih dari tujuh jam. Berat maksimum take-off 3,200kg dan keitinggian hingga 31,000ft.

Facebook Comments