For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Kapal Selam Soryu Lahir dari Pengalaman Pahit Kalah Perang

Kapal Selam Kelas Soryu
Kapal Selam Kelas Soryu

Kelas Soryu memiliki enam tabung 533 milimeter torpedo yang dipasang di haluan. Persenjataan terdiri dari torpedo homing kelas berat Type 89 dengan jangkauan 27  mil laut dan kedalaman operasi maksimum 2.952 kaki.

Tabung diameter torpedo standar yang sama dengan buatan  Amerika, berarti Soryu juga dipersenjatai dengan rudal harpoon UGM-84. Menurut Combat Ships of the World, ada laporan yang belum dikonfirmasi bahwa kapal selam membawa  30 senjata bukan 20 dibanding kelas sebelumnya. Mereka juga dapat menyebarkan ranjau.

Soryu memiliki sistem pertahanan aktif yang luas, dalam bentuk suite penanggulangan elektronik ZLR-3-6  dan penanggulangan peluncur  di bawah air untuk meluncurkan perangkat akustik. Dalam pertahanan pasif, seluruh kapal selam ditutupi acoustic tiling untuk mengurangi deteksi musuh dan suara kapal selam.

Propulsion yang digunakan adalah yang  paling terkenal. Masing-masing dapat membuat kapal selam bergerak 13 knot saat di permukaan dan 29 knot saat terendam, didukung oleh 12 mesin diesel Kawasaki 12V 25S dan sepasang motor listrik Toshiba.

Kapal menggunakan air independent propulsion (AIP) yang terdiri empat Stirling V4-275R Mk  berlisensi dari Swedia yang dapat membuat kapal selam berada di air selama dua minggu. Ada juga rumor bahwa kapal terakhir dibangun menggunakan baterai lithium-ion.

Tetapi Kelas Soryu. Salah satu kritik pada kapal selam ini ketika kalah dalam kompetisi pengadaan kapal selam Australia adalah rentang  operasi yang relatif singkat mereka. Tetapi dengan rentang 6.100 mil laut, bagi Jepang Soryu sudah cukup untuk melindungi wilayh mereka.

Sementara Australia, harus memiliki kapal selam dengan kemampuan melakukan perjalanan 3.788 mil dari basis mereka di HMAS Stirling hanya untuk mencapai sekitar Taiwan, sebuah perjalanan yang mengharuskan setidaknya melakukan satu atau mungkin dua kali  mengisi bahan bakar.

Kombinasi kemampuan menyelam lama, kesenyapan dan torpedo serta rudal modern  membuat kelas Soryu sangat efektif untuk sebagai kapal selam pemburu dan pembunuh. Kapal selam ini bagaimapun akan menjadi ancaman serius bagi semua lawan Jepang, terutama China.

Facebook Comments