For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Jika Rusia dan Amerika Bentrok di Suriah, Bagaimana Gambarannya?

F-22

Pesawat siluman seperti B-2, F-22, dan mungkin F-35 akan dikerahkan pada har-hari pertama untuk bisa melumpuhkan situs SAM Rusia di Suriah. Mungkin mereka bisa melakukan misi itu tetapi hampir pasti akan menghadapi perlawanan yang tidak mudah.

Salah satu keyakinan pesawat Amerika ini bisa menghancurkan sistem rudal Rusia selain karena karakter siluman, mereka juga dilengkapi dengan rudal jarak jauh yang bisa menyerang dari jarak di luar jangkauan S-400. Tetapi, juga perlu diingat S-300 akan menjadi benteng selanjutnya untuk mengadang rudal.

Persoalannya, jika Amerika menghujani dengan ratusan rudal secara bersamaan. Satu batalyon pertahanan udara -300 memiliki 32 rudal. Mereka akan menembakkan ini terhadap 16 target (mungkin terhadap rudal jelajah mereka akan memecat rasio satu lawan  satu) tapi untuk mencegah target yang dapat menghindar Anda perlu meluncurkan dua.

Pertanyaanya bagaimana jika ada ratusan target? Maka dengan satu S-300 dan S-400 jelas pekerjaan yang mustahil untuk dilakukan.

B-2 Spirit

Meski mungkin bisa mendeteksi siluman, pertahanan Rusia hampir pasti juga akan terlambat dibandingkan mendeteksi pesawat non siluman. Akhirnya mereka hanyan memiliki waktu respons yang lebih sedikit.

Apakah Rusia yang akan menembak jatuh pesawat siluman Amerika atau S-300 dan S-400 yang akan hancur duluan?  Secara keseluruhan, situasi ini  sangat rumit dan  tidak ada solusi mudah untuk menekan pertahanan udara, meski tetap ada ada peluang.

Setiap skenario tempur membawa tantangan unik dan peluang yang dapat menguntungkan satu sisi atau yang lain. Secara umum, ada alasan untuk percaya bahwa pilot pesawat generasi kelima Amerika harus diakui adalah yang terbaik di dunia, dan  mereka akan memiliki kemampuan lebih dalam hampir setiap situasi karena kerasnya pelatihan yang mereka terima.

Tetapi sekali lagi jet dan situs pertahanan udara berperang di udara, di atas lautan, dan di darat, tidak di atas kertas.

 

Facebook Comments