For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Prototipe Mesin T-50 PAK-FA Siap Oktober

Sputnik

Salah satu upaya Rusia untuk menutup salah satu titik lemah dari pesawat siluman T-50 yang mereka kembangkan melangkah maju. Pada Oktober 2016 ini prototype pertama mesin untuk pesawat generasi kelima tersebut baru akan siap untuk kemudian diuji panjang.

“Prototipe pertama dari mesin tahap kedua pesawat PAK FA dalam tahap pembuatan. Sesuai dengan jadwal, tanggal menyelesaikan perakitan dan mulai tes mesin prototipe pertama akan dilakukan Oktober 2016,” kata Juru bicara United Engine Corporation kepada Sputnik di Army Forum-2016 Rabu 7 September 2016.

Saat ini prototipe T-50 masih dilengkapi dengan mesin turbofan “izdeliye 117” Saturnus. Mesin tahap kedua yang dijadwalkan untuk produksi tahun depan, menjelang produksi serial direncanakan pesawat dan pengiriman di 2018.

T-50, yang juga mengalami sejumlah penundaan dan masalah  akan menjadi pesawat siluman siluman di Angkatan Udara Rusia. Salah satu mesin prototipe pesawat terbakar dan kemampuan siluman T-50 juga diragukan. Hal ini memunculkan niat India untuk membangun pesawat generasi kelima dari T-50 juga sempat timbul tenggelam.

Masalah mesin dinilai sebagai salah satu penyabab masalah karena mesin yang digunakan untuk Su-35 ini dinilai tidak sepadan dengan kebutuhan pesawat siluman.

Rusia juga bekerja untuk mengembangkan mesin baru yang akan digunakan untuk bomber baru PAK-DA “Desain konseptual dan teknis dari generasi bomber PAK-DA Rusia akan diselesaikan pada akhir bulan ini, “ kata juru bicara perusahaan itu

Kementerian Pertahanan Rusia memperkirakan bahwa produksi serial pembom strategis upgrade supersonik dilengkapi dengan mesin baru akan dimulai pada 2023. Dengan berencana untuk membeli setidaknya 50 pesawat PAK-DA.

Tetapi rencana ini juga diragukan mengingat ekonomi Rusia yang masih berat serta keputusan mereka untuk memilih memasukkan kembali produksi bomber Tu-160 Blackjack ke garis produksi.

Baca juga:

T-50 Rusia Makin Memunculkan Tanda Tanya

Facebook Comments