Meskipun pemerintah menyatakan ada peningkatan ancaman, sebagian besar warga negara anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO tetap enggan untuk meningkatkan belanja militer mereka.
Hanya sepertiga dari negara-negara anggota NATO pikir mereka harus meningkatkan anggaran pertahanan,
Sebuah jajak pendapat yang dilakukan Pew Research mengungkapkan hanya 32 persen negara-negara NATO yang berpikir anggaran pertahanan harus ditingkatkan, sementara 47 persen ingin tetap pada tingkat saat ini.
Sementara 14 persen dari responden justru mengatakan belanja pertahanan harus menurun.
Belanda dan Polandia adalah dua negara yang dalam mendukung belanja militer meningkat, sementara Spanyol, Italia dan Yunani ingin anggaran dikurangi.
“Amerika terpecah antara menjaga pengeluaran saat ini (40 persen) dan meningkatkan anggaran pertahanan (35 persen),” tulis laporan yang dilansir Rabu 6 Juli 2016 dan dilansir Sputnik.
Secara keseluruhan, 57 persen di seluruh negara anggota NATO memiliki pandangan yang menguntungkan dari aliansi militer, dengan dukungan terkuat datang dari Polandia Belanda.
Pada saat yang sama, sebagian besar orang Yunani, atau 69 persen, memiliki pandangan yang tidak menguntungkan dari NATO.

