For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Ada 3 Black Hawk Modifikasi Untuk Operasi Khusus AS

Pasukan Amerika turun dengan tali dari sebuah Black Hawk
Pasukan Amerika turun dengan tali dari sebuah Black Hawk

Tentara AS melakukan fast-tali latihan malam hari dari MH-60L helikopter Black Hawk, dikemudikan oleh tentara dari Angkatan Darat AS 160 Operasi Khusus Resimen Penerbangan, di Agustus 2011 Amerika Serikat digunakan dimodifikasi Black Hawk dioperasikan oleh 160 SOAR awal tahun ini dalam upaya untuk membebaskan ditangkap wartawan James Foley dari militan Islam di Suriah. (US Navy photo by Mass Communication Specialist 1st Class Elisandro T. Diaz / rilis)
Pentagon mengakui telah menggelar operasi rahasia ke Suriah untuk membebaskan wartawan Amerika James Foley dan tawanan lainnya yang ditahan ISIS. Tetapi operasi itu gagal.

Bukan rahasia lagi Amerika kerap menggelar operasi khusus sangat rahasia. Dan dalam operasi tersebut paling sering digunakan adalah helikopter Black Hawk. Hal itu juga diakui Pentagon saat operasi rahasia digelar di Suriah. Disebutkan pasukan bergerak ke Suriah dengan menggunakan Black Hawk yang dimodifikasi dari Resimen Penerbangan Operasi Khusus 160 kelompok penerbang elit yang sering beroperasi dengan Angkatan Darat Delta Force, Navy SEAL dan komando AS lainnya. (Baca: Mengungkap Operasi Rahasia Pembebasan Foley yang Gagal)

Washington Post melaporkan bahwa ternyata Hawk yang dimiliki resimen ini memang sudah dimodifikasi secara khusus yang tidak ada di negara lain. Setidaknya ada tiga modifikasi Black Hawk, menurut US Special Operations Command (SOCOM). MH-60K yang digunakan oleh unit ini didasarkan pada UH-60 Black Hawk konvensional, namun telah ditingkatkan kemampuannya hingga memungkinkan pengisian bahan bakar udara, menyediakan navigasi yang lebih baik dan termasuk senjata canggih dan radar yang dirahasiakan.

Pejabat SOCOM menyebutkan Resimen 160 juga mengoperasikan MH-60L Black Hawk, yang mencakup banyak modifikasi yang sama dengan model “K”, tetapi SOCOM tidak memberikan beberapa rincian tambahan tentang perbedaan.
Versi lain dari MH-60L Black Hawk yang juga dimodifikasi dikenal sebagai

Direct Action Penetrator or Defensive Armed Penetrator yang didasarkan pada MH-60L ”DAP”, tapi mengintegrasikan berbagai senjata berat. Helikopter ini dirancang untuk bekerja dengan amunisi presisi-dipandu. Menurut SOCOM helikopter ini digunakan untuk tindakan langsung ”Helikopter tidak akan mengangkut pasukan, tapi digunakan sebagai tempur overhead dan membantu koordinasi misi.

Video aksi MH-60L ”DAP”


Para pejabat AS tidak mengatakan versi Black Hawk yang digunakan dalam misi Suriah. Yang jelas Black Hawk yang dimodifikasi ini memiliki kecepatan jelajah normal hampir 140 mph, dengan kecepatan tertinggi-akhir lebih dari 200 mph.
SOCOM juga telah menggunakna Black Hawk sangat khusus di masa lalu. Misalnya, 2 Mei 2011, dalam Operasi Khusus serangan ke Pakistan yang menewaskan pemimpin Al-Qaeda Osama bin Laden. Model radar khusus dari MH-60 memastikan pesawat itu tidak terdeteksi militer Pakistan sebelum mereka meluncurkan serangan mereka.

Sumber: Washington Post

 

 

 

Facebook Comments