For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Pemberontak Tembak Jatuh 3 Pesawat Ukraina

Su-25 diproduksi di sebuah pabrik di Tbilisi, dengan penerbangan pertama pesawat produksi diuji 18 Juni 1979 oleh desain biro uji coba Yu.A. Yegorov. Selama periode produksi seri pesawat menjalani rekayasa ulang skala besar. Tahun 1984 dikembangkan varian khusus ekspor yang disebut Su-25K (T-8K), dan dipasok ke Cekoslowakia, Bulgaria, Irak, Republik Demokratik Rakyat Korea dan Angola. Setelah pengujian medan perang di Afghanistan, pesawat mengalami desain ulang luas dalam 1987-1988 untuk meningkatkan pengendalian kerusakan. Melewati uji coba pada 1989-90 dan dimasukkan ke dalam produksi seri sebagai versi Su-25 dengan mesin R-195 baru. Su-25BM diproduksi pada tahun 1991. Setelah tahun 1991, Su-25 pesawat dinonaktifkan dari Angkatan Udara Belarus dan Rusia dan diekspor ke Peru dan Ethiopia.

Kekuatan pemberontak pro-Rusia di Ukraina ternyata benar-benar tidak bisa diremehkan. Kelompok tersebut kembali menembak tiga pesawat perang milik pemerintah Ukraina di tengah pertempuran sengit Rabu 21 Agustus 2014.

Satu dari tiga pesawat yang ditembak tersebut adalah Su-25 Frogfoot. Juru Bicara Dewan Pertahanan dan Keamanan Ukraina Andriy Lysenko dikutip oleh 112.ua mengatakan: “Hari ini pesawat Su-25 serangan telah ditembak jatuh saat menjalankan misi tempur. “Nasib pilot tidak diketahui belum tapi harapan tetap bahwa ia akan baik-baik saja,” katanya Kamis 22 Agustus 2014
Pasukan anti-pemerintah juga melanda dua Ukraina Mi-24 helikopter dengan sistem pertahanan udara portabel di tengah-tengah pertempuran sengit di kota, seperti dilansir CNN. Sementara satu Mi-24 jatuh, juga belum diketahui nasib helikopter lain dan pilot.
Pasukan Keamanan Ukraina telah dilaporkan kembali menguasai sebagian besar Luhansk, setelah beberapa hari pertempuran jalanan dan serangan artileri.
Luhansk menjadi daerah tanpa listrik, air atau telepon sambungan selama 18 hari karena pertempuran yang sedang berlangsung antara pemberontak dan pasukan pemerintah, yang juga telah memperketat pengepungan mereka dari kota tetangga Donetsk.
Serangan artileri Lanjutan di Donetsk telah menewaskan 43 penduduk setempat dan melukai 42 lainnya dalam dua hari terakhir, menurut laporan media. “Pasukan Keamanan Ukraina telah dilaporkan kembali menguasai sebagian besar Luhansk, setelah beberapa hari pertempuran jalanan dan serangan artileri.”
Menurut PBB, konflik Ukraina telah menewaskan lebih dari 2.000 orang dan menelantarkan lebih dari 340.000 sejak awal pada pertengahan April.

Sumber: airforce-technology.com

Facebook Comments