Umat manusia saat ini lebih dekat dengan perang nuklir yang akan menghancurkan kehidupan dunia. Bahkan situasi sekarang jauh lebih berbahaya dibandingkan era Perang Dingin.
Ssebuah kelompok senjata anti-nuklir pemenang Hadiah Nobel Perdamaian memperingatkan bahwa jika tidak ada tindakan nyata untuk menghentikan ancaman ini, maka bumi dihadapkan pada bencana yang sangat mengerikan.
“Kematian jutaan orang adalah hal yang sangat mungkin. Kami punya pilihan, akhirir senjata nuklir atau kita yang akan berakhir,” katan Kepala International Campaign to Abolish Nuclear Weapons (ICAN) saat menerima hadiah bergengsi tersebut di Oslo pada hari Minggu 10 Desember 2017.
Fihn berbicara tentang “situasi panik,” yang bisa menghancurkan seluruh kota dan membunuh “jutaan warga sipil.” “Risiko harmagedon [kiamat] nuklir lebih besar hari ini daripada saat Perang Dingin,” tambah Fihn.
Dia mencontohkan bagaimana dengan jelas perang kata-kata antara Washington dan Pyongyang saat Presiden Amerika Trump mengancam akan menghancurkan secara total Korea Utara. Sementara pemimpin Korea Utara Kim Jong bukannya gentar tetapi merespons ancaman itu juga dengan ancaman yang sama mengerikan.
Didirikan pada tahun 2007 sebagai koalisi ratusan organisasi non-pemerintah (LSM), ICAN yang berbasis di Jenewa melakukan misi untuk menyoroti risiko kemanusiaan dari senjata nuklir.
Baca juga:

