BAE Systems Inggris akan mem-PHK 1.000 karyawannya minggu ini termasuk di fasilitas yang merakit jet tempur Eurofighter Typhoon. Keputusan ini diambil karena rendahnya pesananan terhadap jet tempur tersebut.
Baru sebulan yang lalu, BAE mengumumkan telah mendapat pesanan 24 jet dari Qatar, dalam sebuah kesepakatan yang oleh Menteri Pertahanan Inggris Sir Michael Fallon dikatakan sebagai ‘momen penting’ dalam hubungan pertahanan Inggris.
Hampir setengah dari 83.000 tenaga kerja BAE berbasis di Inggris dan berita tersebut diharapkan segera dipublikasikan.
“BAE Systems terus meninjau operasinya untuk memastikan kinerjanya seefektif dan seefisien mungkin, memberikan komitmen kepada pelanggan lama dan memastikan bahwa kami ada di tempat paling baik untuk mengamankan bisnis masa depan,” kata juru bicara BAE sebagaimana dikutip Sky News Senin 9 Oktober 2017. BAE System sendiri memiliki 34.600 karyawan di Inggris.

