Angkatan Udara Perancis menggapur sebuah kamp pelatihan ISIS di Suriah pada Jumat 9 Oktober 2015 dini hari.
“Dua Rafale membom sebuah kamp pelatihan dan menghancurakkn sasaran,” kata Menteri Pertahanan Perancis Jean-Yves Le Drian.
Menteri menyatakan bahwa, “Ini bukan pertama kalinya, dan tidak akan menjadi yang terakhir kalinya pesawat Prancis membom teroris di Suriah.
Suriah telah terlibat dalam perang saudara sejak 2011. Pasukan pemerintah negara itu berjuang sejumlah kelompok oposisi, serta ISIS.
Pada akhir September 2014, Prancis melakukan serangan udara pertama di Suriah sebagai bagian dari koalisi internasional pimpinan AS.

