Dua pengembang Rusia sedang bekerja untuk membangun drone tempur jarak sedang dan jauh dengan kecepatan tinggi yakni mencapai 500 mil per jam atau 800km/jam.
Pejabat pertahanan menyebutkan Sukhoi Aviation Holding Company (JSC) sedang mengembangkan drone jarak jauh Okhotnik-U. “Sedangkan Biro Desain Simonov mengembangkan untuk membuat drone tempur jarak menengah Zenitsa dengan kecepatan 800 kilometer per jam,” kata pejabat itu kepada RIA Novosti Kamis 8 Oktober 2015.
Pejabat pertahanan menjelaskan bahwa drone tempur Zenitsa akan diluncurkan dari udara dan didasarkan pada Tupolev Tu-143 Reys yang dikembangkan pada 1980-an. Sementara proyek Okhotnik-U (Hunter), diharapkan menjadi pesawat berekor.
Mantan kepala United Aircraft Corporation Mikhail Pogosyan mengatakan kepada wartawan sebelumnya Okhotnik-U memiliki bobot 20-metrik ton dan akan dikembangkan pada tahun 2020.

