Mesir membantah rumor yang sempat muncul jika Angkatan Laut mereka berniat membeli kapal serbu amfibi kelas Mistral Prancis yang seharusnya diperuntukkan bagi Rusia. Mahmoud Khalaf, seorang penasihat di Akademi Militer Mesir kapal itu tidak cocok untuk mereka.
Sebelumnya pada hari Jumat, surat kabar Prancis Le Monde mengatakan bahwa Arab Saudi dan Mesir tertarik untuk membeli dua kapal Mistral yang gagal diserahkan ke Rusia.
“Sangat sulit untuk membayangkan bahwa Mesir akan melakukan operasi militer di daerah-daerah di mana operator helikopter diperlukan. Negara-negara Arab terletak di tepi Merah dan laut Mediterania, itu sebabnya Mesir dan Arab Saudi tidak perlu kapal tersebut,” kata Khalaf sebagaimana dikutip RIA Novosti Sabtu 8 Agustus 2015.
Dia menambahkan bahwa peralatan militer biasanya dibeli tergantung pada potensi penggunaan.
Pada hari Rabu, Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Prancis Francois Hollande menghentikan kontrak pembangunan dua kapal mistral yang ditandatangani pada 2011 setelah Prancis menolak untuk mengirimkan kapal. Akibatnya Paris harus membayar lebih dari 1,2 miliar Euro sebagai kompensasi ke Moskow.


