For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Gripen-E Terbang Pertama dengan Rudal Meteor (Tidak Meluncurkan)

SAAB

Jet tempur Gripen-E untuk pertama kalinya terbang dengan membawa rudal Meteor Beyond Visual Range Air-to-Air Missile (BVRAAM). Tetapi rudal hanya dibawa terbang, belum diluncurkan.

SAAB dalam keterangan persnya yang dirilis 12 November 2018 di laman resminya mengatakan uji terbang dengan membawa dua rudal Meteor ini dilakukan pada Oktober lalu oleh pesawat Gripen E (kode 39-8) yang dioperasikan dari lapangan udara Saab di Linköping, Swedia.

“Pesawat terus berkinerja mulu sepanjang fase uji coba terbang dengan membawa beban eksternal. Saya benar-benar menantikan langkah-langkah yang akan datang dalam program uji terbang, membawa kita semakin dekat untuk menyelesaikan integrasi senjata. Meteor membuat Gripen E sangat mampu dalam peran dominasi udara ”, kata Robin Nordlander, pilot uji Saab yang menerbangkan Gripen tersebut.

Sebelum mencapai fase peluncuran rudal, jet tempur memang akan menguji terlebih dahulu bagaimana terbang membawa sebuah senjata. Hal ini untuk menilai pengaruh beban senjata tersebut pada kemampuan pesawat sepert saat lepas landas atau manuver. Belum jelas kapan pengujian penembakan akan dilakukan.

SAAB menambahkan uji terbang dengan Meteor merupakan bagian dari kemajuan integrasi senjata dalam program uji Gripen E dan menandai tonggak penting dalam perjanjian dengan pelanggan Swedia. Langkah selanjutnya adalah terus terbang dengan konfigurasi yang berbeda dan secara bertahap memperluas kemampuan penerbangan.

Meteor rudal luar visual yang dibimbing radar aktif dan diklaim lebih unggul dari rudal jenis lainnya serta mampu melibatkan target udara secara mandiri baik siang atau malam di semua cuaca serta dalam lingkungan peperangan elektronik yang keras.

Sistem propulsi ramjet memberi Meteor kinerja kecepatan tinggi  untuk mengalahkan target yang bergerak cepat pada jarak yang sangat jauh. Gripen C / D Angkatan Udara Swedia pada tahun 2016 adalah pesawat tempur pertama di dunia yang beroperasi dengan rudal Meteor.

Program Meteor adalah salah satu kolaborasi pertahanan yang paling sukses di Eropa  yang melibatkan Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Spanyol dan Swedia untuk menciptakan pengubah permainan untuk pertempuran udara. Saab adalah mitra dalam program Meteor bersama dengan Kontraktor Utama MBDA Inggris.

Facebook Comments