For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Ukraina Klaim Tembak Drone Orlan-10 Rusia

Kementerian Pertahanan Ukraina

Ukraina mengklaim menembak jatu drone Orlan-10 yang disebut milik Rusia. Pesawat itu ditembak di daerah kota Lysychansk di wilayah Luhansk oleh helikopter Mi-24.

Akun facebook Operasi Pasukan Gabungan (disingkat OOC dalam bahasa Ukraina) menyebutkan pesawat tak berawak tersebut juga digunakan oleh milisi Donbas yang didukung Rusia.

Media berbahasa Rusia, dp.ru melaporkan, pesawat tak berawak itu ditemukan selama penerbangan pengintai di rute Lysychansk – Severodonetsk Sabtu 13 Oktober 2018. Segera, helikopter Mi-24 Ukraina Angkatan Udara  mengejar pesawat tersebut dan menemukan di ats dekat desa Borovskoye serta menembak jatuh. Perwakilan dari OOC mengklaim bahwa dua drone lainnya ditembak jatuh sehari sebelumnya.

Sementara itu Perwakilan resmi dari Milisi Republik Rakyat Lugansk (LNR), Andrei Marochko, mengatakan kepada Interfax bahwa mereka tidak memiliki pesawat tanpa awak bersenjata.

“Orang-orang yang setidaknya memiliki sedikit pemahaman tentang urusan militer, memahami pasti ada yang ada sisa dari pesawat tak berawak jika itu ditembak oleh senjata Mi-24. Saya yakin tidak akan ada apa pun yang bisa untuk difoto, ” katanya.

Pada 11 Oktober 2018, Presiden Ukraina, Petro Poroshenko, memerintahkan pasukan untuk menggunakan senjata apa pun yang mereka miliki di Donbass. Pada 12 Oktober, para pengamat dari Misi Pengawasan Khusus OSCE menyatakan bahwa mereka telah menemukan di wilayah Donetsk sebuah konvoi truk dari Rusia, salah satunya membawa senjata anti-pesawat.

Orlan-10 dilengkapi dengan kemampuan peperangan elektronik yang mampu menganggu komunikasi yang bekerja dengan jaringan 3G dan 4G. Perangkat dengan berat sekitar 10 kg ini, dapat mengirimkan sinyal video melalui jarak hingga 120 kilometer dengan kemampuan terbang selama lebih dari 10 jam.

Facebook Comments