For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Dari Kelelawar Hingga Gajah, Inilah 9 Hewan Yang Digunakan dalam Perang

hewan singa

Pertahanan Singa Laut

Program Mamalia Marinir Angkatan Laut AS selain mempelajari dan menggunakan lumba-lumba, juga menggunakan Singa Laut California.

Dilatih di fasilitas yang sama, dan bahkan kadang-kadang bekerja pada misi yang sama bersama-sama, singa laut membantu untuk melindungi instalasi pelabuhan dan kapal AS dari penyelam musuh serta mengambil peralatan yang ditembakkan dari kapal atau jatuh dari pesawat.

Singa laut adalah penyelam yang sangat baik. Angkatan Laut pertama kali menggunakan singa laut untuk mengambil roket uji anti-kapal selam dari kedalaman 180 kaki pada November 1970.

hewan merpati

Rudal Dipandu Merpati

Rudal dipandu merpati dikembangkan oleh BF Skinner dalam Proyek Pigeon. Meskipun proyek ini akhirnya dibatalkan karena tidak praktis, gagasan rudal dipandu merpati sebenarnya cukup  menjanjikan.

Rudal memiliki sebuah array dari lensa di depan yang memproyeksikan gambar dari target ke layar interior. Merpati dikondisikan untuk mematuk target di layar. Patukan merpati itu untuk mengkoreksi jalur penerbangan rudal.

Meskipun proyek ini dibatalkan pada tahun 1944, tetapi dihidupkan kembali pada tahun 1948 oleh Angkatan Laut Amerika Serikat. Namun, setelah sistem bimbingan rudal yang terbukti efektif ditemukan pada tahun 1953, ide rudal dipandu merpati akhirnya diletakkan untuk selamanya.

hewan beruang

Beruang Tentara 

Wojtek lahir di tahun 1942, namun pada akhir Perang Dunia II ia adalah seorang kopral di Angkatan Darat Polandia. Setelah dibebaskan dari kamp kerja paksa Siberia selama invasi Nazi Rusia pada tahun 1942, Pasokan Brigade Polandia 22 mulai perjalanan panjang menuju Persia selatan. Saat itulah mereka temui Wojtek.

Beruang itu menjadi maskot pasukan muda tersebut. Beruang itu sering minum alkohol dan merokok, bahkan makan dan merokok bersama.

Setelah perjalanan panjang, Kompi Wojtek akhirnya mencapai Mesir di mana mereka siap untuk masuk kembali zona perang melalui Italia. Tentara memiliki aturan ketat yang melarang hewan peliharaan ke zona perang, sehingga kompi itu mengambil satu strategi dengan melantik Wojtek sebagai seorang tentara resmi.

Wojtek, memiliki berat 440 pon, membawa senjata dan amunisi jauh lebih cepat daripada prajurit di kompi tersebut. Akhirnya, Wojtek menjadi simbol kompi dan diabadikan sebagai lambang mereka

kucing

Kucing Mata-Mata

The acoustic kitty adalah proyek CIA pada 1960-an yang mencoba untuk menggunakan kucing guna memata-matai Kremlin dan kedutaan Soviet lainnya.

Kucing yang digunakan dalam proyek ini memiliki mikrofon yang ditanamkan dalam kanal telinga mereka, dan pemancar radio di dasar tengkorak mereka. Secara teori, kucing akan menjadi mobile.

Dalam penyebaran pertama dari Acoustic Kitty, kucing itu dilepaskan di sekitar lingkungan Soviet di Washington, DC. Sialnya saat kucing dilepas sebuah taksi menabraknya hingga tewas.

Bisa ditebak, CIA akhirnya meninggalkan proyek tersebut karena sulitnya mendapatkan kucing untuk melakukan apa pun cukup sesuai perintah. Proyek ini kabarnya menelan biaya US$ 20 juta.

 

 

Facebook Comments