For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Destroyer Kelas Horizon, Andalan Prancis Membangun Benteng Udara

Kelas Horizon

Prancis memiliki banyak senjata berbahaya. Salah satunya adalah destroyer Kelas Horizon. Kapal ini menjadi salah satu andalan Prancis dalam membangun benteng udara mereka.

Kapal ini lahir dari program  patungan antara Inggris, Prancis dan Italia untuk mengembangkan destroyer pertahanan udara.

Inggris kemudian memilih keluar untuk mengejar pembangunan kelas Daring sendiri.  Prancis dan Italia meneruskan program ini dengan empat kapal dibangun. Prancis mengoperasikan dua kapal perusak yang sangat kuat ini.

Kapal ini disebut sebagai frigat, tetapi dalam hal perpindahan dan persenjataan, mereka bisa dipastikan masuk dalam kategori kapal perusak dan istilah kapal sebenarnya murni istilah politik.

Hal yang membedakan adalah peralatan yang ada pada kapal. Yang utama adalah radar utama AESA G-Band EMPAR dan radar sekunder AESA Thales S1850. Kapal ini dilengkapi dengan 48 sel A50 VLS untuk campuran rudal Aster-15/30.

Jangkauan dan kemampuan rudal ini memungkinkan kapal ini untuk membangun gelembung pertahanan udara pada radius 150 km.

Kapal ini merupakan bagian dari kelompok tempur kapal induk Prancis dan memberikan pertahanan udara primer.

Mereka juga memiliki sistem peperangan permukaan dan kemampuan perang anti-kapal selam. Sebanyak delapan rudal anti kapal Exocet dibawa ditambah dengan empat tabung torpedo dan helikopter telah membentuk pertahanan yang kuat terhadap kapal selam.

Persenjataan meriam terdiri dari 2 senjata super cepat 76mm yang dapat digunakan untuk melawan target udara dan permukaan serta dua meriam 20 mm. The Sadral membentuk komponen CIWS kapal.

Kapal ini sangat mampu, sayangnya baru satu kapal yang ada dalam pelayanan. Tapi mereka membentuk komponen yang paling penting dari operasi angkatan laut Perancis.

Facebook Comments