For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

8 Hal Unik SR-71 Blackbird

SR-71

Setelah sebuah rudal darat ke udara Soviet berhasil menghantam dan menjatuhkan pesawat mata-mata U-2 di di dekat kota Sverdlovsk pada 1960, Amerika sadar mereka membutuhkan pesawat yang tidak hanya mampu terbang tinggi tetapi juga melesat dengan cepat untuk menghindari serangan rudal.

Dan jawabannya adalah SR-71 Blackbird. Pesawat yang sebenarnya lebih mirip dengan pesawat ruang angkasa. Terbuat dari titanium untuk menahan suhu tinggi serta mampu terbang dengan kecepatan 2.200 mph (3.540 km/jam).

Profilnya yang futuristik membuatnya sulit untuk terdeteksi radar. Bahkan sebenarnya cat hitam yang digunakan juga merupakan radar karena menyerap zat besi sehingga membantu menyembunyikan pesawat ini.

Untuk membangun ini Amerika benar-benar menggunakan teknologi tinggi di semua sector. Salah satunya adalah bahan bakar berteknologi tinggi yang disebut JP-7 yang hanya dibuat untuk Blackbird.

Pesawat ini kemudian berbasis di Beale Air Force Base California. Detasemen SR-71 terbang dari Mildenhall di timur Inggris dan dari Kadena di pulau Okinawa di Jepang. Hanya segelintir pilot yang pernah menerbangkan pesawat tersebut.

Sebanyak 32 pesawat dibangun dan beroperasi tahun 1964-1998.  Selama beroperasi mereka melakukan 4.000 sorti tempur, tidak ada pesawat yang jatuh karena tembakan, namun  12  hancur karena kecelakaan.

Pesawat terbang biasanya pada ketinggian  85.000 kaki yang mewajibkan pilot menggunakan pakaian khusus seperti astronout untuk menahan tekanan.

BBC Future sempat mewawancarai Kolonel Rich Graham, mantan pilot, komandan wing dan penulis beberapa buku tentang pesawat terbang menyebutkan beberapa hal yang menjadi rahasia dari pesawat tersebut.

1. Dibantu Soviet

Facebook Comments