For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Berani Bandingkan Kapal Selam Chang Bogo dan Typhoon? Mari Kita Lihat

KRI Nagapasa

Banyak jenis kapal selam di dunia ini. Dari yang berukuran raksasa hingga yang paling mungil. Kelas Typhoon Rusia masih menjadi kapal terbesar yang pernah dibangun. Sayangnya, hanya ada satu kapal yang masih beroperasi itupun dilakukan sebagai kapal uji rudal.

Typhoon hanya disaingi oleh kapal selam rudal balistik Kelas Ohio milik Angkatan Laut Amerika Serikat. Sebanyak 14 kapal selam ini masih beroperasi dengan satu di antaranya dimodifikasi untuk dihilangkan kemampuannya membawa rudal nuklir. Hal ini sesuai dengan perjanjian pembatasan nuklir dengan Rusia.

Sebenarnya antara Ohio dan Typhoon panjangnya sama, hanya saja beratnya berbeda karena Typhoon lebih gemuk.

Kelas Chang Bogo buatan Korea Selatan, yang tiga di antaranya dibeli Indonesia dengan satu sudah datang dan disebut sebagai KRI Naga Pasha ternyata merupakan salah satu kapal selam paling mungil di dunia. Masih jauh di bawah Kelas Kilo Rusia. Jika dibandingkan dengan Typhoon dan Ohio benar-benar terlihat kontrasnya.

Chang Bogo hanya memiliki panjang 56 meter dengan lebar 6,2 meter dan bobot 1.285 ton saat di dalam air.

Sementara Ohio panjangnya tiga kali lipat dari Chang Bogo yakni 170,69 meter dengan lebar 12,8 meter serta berat 18.750 saat berendam.

Typhoon sebagai kapal selam terbesar di dunia memiliki panjang 170 meter (sumber lain menyebut 172 meter) dengan lebar 23 meter atau hampir dua kali lipat dibandingkan Ohio. Berat kapal selam ini mencapai 48.000 ton saat berendam.

Tentu saja tidak bisa membandingkan keduanya karena memang fungsi dan misi yang diemban berbeda. Tetapi ini hanya untuk menambah pemahaman semata.

Bagaimana agar mudah mendapatkan perbandingan ukuran kapal selam tersebut? Grafik berikut akan bisa membantu anda:

 

 

Facebook Comments