Kura-Kura Tempur, Rusia Beralih Tren ke Torpedo Mini
Ilustrasi

Kura-Kura Tempur, Rusia Beralih Tren ke Torpedo Mini

Industri pertahanan Rusia sepertinya menganut tren baru dalam pembuatan torpedo dengan mengembangkan varian mini tetapi dengan kecerdasan buatan.

Sebuah torpedo mini yang diperkirakan memiliki berat hanya 40 kilogram memiliki  keuntungan tempur penting karena senjata semacam itu akan sangat senyap.

“Tren yang sekarang muncul beralih dari torpedo  berat ke ringan. Dari segi berat, ini berarti bergerak dari torpedo yang semula beratnya dua ton senjata menjadi 35-40 kg. Itu fantastis dan ini adalah konsep yang berbeda,” kata  Shamil Aliyev, salah satu spesialis terkemuka senjata Rusia dalam sebuah wawancara dengan kantor berita RIA Novosti Jumat 10 November 2017.

“Ukuran dan massa penting, namun yang terpenting adalah torpedo semacam itu tidak bersuara dan tidak bergelombang.”

Salah satu tujuan utama dalam pengembangan torpedo mini adalah membekali mereka dengan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), sehingga torpedo mampu meniru perilaku ikan dan hewan laut.

Aliyev mengatakan bahwa penting untuk mengembangkan torpedo yang bisa dideteksi dan dikenali bukan sebagai torpedo, tapi sebagai ikan besar.

“Bila hanya ada satu target [torpedo] besar, menetralkannya memang sulit tetapi mungkin, tapi jika ada ribuan ‘combat turtles’  [kura-kura tempur] dan Anda tidak tahu mana yang nyata dan mana tiruan, ini adalah tugas yang jauh lebih sulit,” katanya.

Menurut spesialis, pembuatan torpedo tipe kura-kura di Rusia saat ini sedang dalam tahap penelitian dan pengembangan (R & D).

Torpedo mini ini akan bergerak dengan kecepatan sangat rendah (2-3 mil per jam), namun hampir tidak menghasilkan suara dan gelombang air.

Baca juga:

Torpedo Fizik-2, Lawan Tanding Baru Mk 48