For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Raja Salman Dilaporkan Segera Turun Takhta

Raja Salman

Raja Salman dikabarkan akan turun takhta dan menyerahkan kekuasaanya kepada anak laki-lakinya yang berusia 32 tahun, Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Sejumlah media Arab melaporkan Raja berusia 81 tahun tersebut disebut akan mengumumkan keputusan tersebut dalam dua hari ke depan melaporkan pada hari Rabu.

Sebelumnya pada hari Rabu, saluran televisi milik Saudi Al-Arabiya mengumumkan berita terebut di Twitter, namun kemudian postingan tersebut dihapus.

Informasi tersebut tidak dikonfirmasi secara resmi. Riyadh belum membuat pernyataan apapun mengenai masalah ini.

“Perkembangan yang diharapkan menandai perubahan urutan suksesi di Arab Saudi dari garis lateral saudara laki-laki tua ke tatanan vertikal di mana raja menyerahkan kekuatan kepada anak kesayangannya,” PressTV Iran melaporkan.

Pada bulan September, penyiar Lebanon al-Manar melaporkan mengutip sumber yang dekat dengan keluarga kerajaan bahwa Raja Salman mungkin akan segera turun karena masalah kesehatan.

Putra Mahkota Mohammed bin Salman telah menjadi berita utama dengan gerakan reformasi yang dipimpinnya. Lebih dari 40 anggota keluarga kerajaan, termasuk miliarder Pangeran Alwaleed bin Talal, menteri, pejabat militer dan pengusaha, ditangkap  atas perintah komite anti-korupsi kerajaan yang baru dibentuk dan dipimpin oleh pangeran mahkota.

Pada  25 April 2016, putra mahkota mengumumkan rencana pembangunan Saudi Vision 2030. Dokumen tersebut mencakup 80 proyek, yang ditujukan untuk mengembangkan sektor layanan publik  dan sejumlah inisiatif hak-hak perempuan.

Pada akhir Oktober, Mohammed bin Salman juga berbicara untuk kembali ke ‘Islam moderat’ dan berjanji untuk mengakhiri ekstremisme di Arab Saudi dalam waktu dekat.

Pada bulan September, pemerintah Saudi mengumumkan bahwa hal itu akan memudahkan pembatasan terhadap penonton wanita di stadion olahraga dan mulai bulan Juni 2018 semua wanita di negara tersebut diizinkan mengemudi. Wanita di Arab Saudi telah dilarang mengemudi sejak akhir 1970an.

Facebook Comments