Kapal Selam Indonesia Berjaga di Perbatasan Filipina

Terkait gejolak di Filipina, TNI AL mengerahkan kapal selam KRI Cakra-401 berpatroli di sepanjang perbatasan negara tersebut. Secara kebetulan japal selam ini sudah bersandar di dermaga Samla, Bitung, sejak Jumat 26 Mei 2017 lalu.

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi mengatakan mengatakan TNI AL melakukan penguatan patroli di wilayah perbatasan laut Indonesia-Filipina. Hal ini berkaitan bentrok militer kelompok militan Maute terafiliasi dengan ISIS yang menyerang Marawi, Filipina.

“Ya dijagalah di laut, patroli laut di sepanjang wilayah perbatasan laut Indonesia-Filipina, di laut Sulawesi,” kata Ade, Selasa 30 Mei 2017 dilansir Republika.

Ade mengatakan penjagaan dilakukan Kodal Koarmatim. Di wilayah perairan dekat perbatasan juga dilaksanakan penjagaan oleh jajaran Lantamal XIII/ Tarakan dan Lantamal VIII/Menado.

Militan Maute dicegah masuk ke Indonesia, termasuk pencegahan pembangunan basis kelompok yang terafiliasi dengan ISIS tersebut di Indonesia. Kelompok Maute dikhawatirkan akan menyeberang ke pulau-pulau terdekat Sulawesi Utara, seperti Miangas.

Facebook Comments