For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Eagle Paling Berbahaya Terus Berdatangan ke Arab Saudi

Arab Saudi dengan cepat terus menerima kedatangan F-15SA, varian Eagle paling canggih. Sebanyanyak empat pesawat pertama mereka terima pada 13 Desember 2016 lalu, diikuti oleh batch kedua yang terdiri dari dari empat F-15SA yang tiba  Februari, dan saat ini lima Eagle juga telah dikirimkan dengan membuat persinggahan di Pangkalan Udara Lakenheath Inggris pada 28 Maret 2017.

Arab Saudi membeli  84 pesawat F-15SA bersama dengan paket upgrade untuk 68 ada F-15S  menjadi standar F-15SA. Pesawat batch ketiga termasuk bernomor 12-1005 / Retro 61, 12-1008 / Retro 62, 12-1932 / Retro 63, 12-1039 / Retro 64 dan 12-1047 / Retro 65.

Tony Lovelock dari The Aviationist yang berada di RAF Lakenheath berhasil mengambil foto-foto pesawat tersebut. Jika diperhatikan ada roundel Angkatan Udara AS  terlihat tepat di bawah daerah kokpit.

Berasal dari F-15E Strike Eagle, F-15SA adalah varian Eagle paling canggih yang pernah diproduksi. Pesawat ini dilengkapi dengan radar AESA APG-63V3,  digital glass cockpit, JHMCS (Joint Helmet Mouted Cueing System), Digital Electronic Warfare System/Common Missile Warning System (DEWS/CMWS) dan IRST (Infra Red Search and Track) system.

Selain itu F15SA  mampu membawa beberapa rudal udra ke udara dan udara ke darat  paling berbahaya  termasuk  AIM-120C7 AMRAAM (Advanced Medium Range Air-to-Air Missile) dan  AIM-9X Sidewinder air to air missiles,  AGM-84 SLAM-ER,  AGM-88 HARM (High-speed Anti-Radiation Missile) dan  GBU-39 SDBs (Small Diameter Bombs) di 11 external hardpoints

 

Facebook Comments