For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Aleutian, Pulau Ini Jadi Cela Amerika

Upaya oleh Jepang untuk mengambil Midway Island dan merebut kendali atas wilayah itu telah mengakibatkan salah satu pertempuran laut paling menentukan dalam sejarah militer. Jepang kehilangan empat kapal induk dan Amerika Serikat mendapat tantangan besar di Pasifik. Dan ini menjadi satu-satunya pertempuran yang terjadi di daratan milik Amerika Serikat selama Perang Dunia II.

Jepang menyerang pulau-pulau Aleutian dekat Alaska pada bulan Juni 1942, hanya enam bulan setelah penyerangan Pearl Harbor yang disusul dengan serangkaian kekalahan AS di Asia.

Selanjutnya Jepang menyerbu pulau Midway karena jika tidak dikuasai pulau ini bisa dijadikan basis Amerika untuk menyerang Jepang. Kepulauan ini memiliki lebih dari 150 pulau dan hanya berjarak 750 mil dari wilayah Jepang. Pendudukan wilayah AS, bahkan yang jauh seperti pulau-pulau Aleutian, juga menjabat sebagai pukulan moral Amerika.

Intelijen AS telah diperingatkan invasi yang akan datang tetapi cuaca buruk menjadikan untuk melacak kapal Jepang menjadi hal yang mustahil.

Kapal Induk dengan armada Jepang membom posisi AS di pangkalan pulau Dutch Harbor mereka, menimbulkan kerusakan berat. upaya Amerika untuk melakukan serangan balik dan menghancurkan armada secara konsisten digagalkan oleh cuaca buruk. Pulau-pulau Attu dan Kiska akhirnya diduduki Jepang pada 7 Juni 1942, meskipun badai yang parah dan kabut menyebabkan Jepang membatalkan penyitaan pulau-pulau lain.

amerika jepang 3

Penaklukan tanah AS, bahkan yang jauh dari daratan Amerika seperti kepulauan Aleutian, telah memberikan pukulan berat kepada publik Amerika. Ada spekulasi luas bahwa pulau-pulau akan digunakan sebagai titik lompat untuk menyerang Alaska, atau lebih fantastis lagi daratan Amerika.

Ketakutan mulai hilang dengan hancurnya armada pembawa utama Jepang pada Pertempuran Midway. Pasukan Jepang menemukan diri mereka terdampar dalam kondisi berbahaya yang tidak dibayangkan sebelumnya.

Tidak memiliki kemampuan logistik untuk merebut kembali pulau-pulau, AS hanya bisa mengusik garnisun Jepang dan konvoi resupplying mereka. Serangan udara AS dan serangan kapal selam mengambil korban di kapal Jepang, tapi itu tidak sampai Maret 1943 dan setelah pertempuran permukaan laut di Kepulauan Komandorski banyak kemajuan telah dibuat. Setelah pertempuran, Jepang menggunakan kapal selam untuk memasok pasukan mereka di pulau-pulau.

Ketika operasi AS-Kanada untuk merebut kembali Attu dimulai pada Mei 1943, tentara Jepang mundur ke daratan tinggi. Setelah pertempuran berdarah, dengan kedua belah pihak diganggu oleh kekurangan kronis pasokan, cuaca dingin, dan penyakit, pertempuran berlangsung selama lebih dari dua minggu. Garnisun Jepang, kelaparan dan kehabisan amunisi. Lebih dari 2.000 orang Jepang mati. Sementara lebih dari seribu orang Amerika juga tewas dalam pertempuran.

Amerika menangkap salah satu kapal jepang dalam pertempuran Midway (US Amry)
Amerika menangkap salah satu kapal jepang dalam pertempuran Midway (US Amry)

Serangan terhadap Kiska pada tanggal 15 Agustus 1943 telah ditentukan oleh iklim. Pasukan besar Amerika-Kanada mendarat di sana setelah seminggu melakukan pemboman. Tetapi saat mendarat Amerika menemukan pulau itu telah sepi. Jepang ternyata menggunakan kabut tebal untuk membawa kapal dan mengevakuasi pasukan dua minggu sebelumnya.

Pemboman dan serangan infanteri selama ini ternyata hanya melawan batu tandus, dan satu-satunya korban sekutu berasal dari tembakan salah sasaran temans endiri, udara dingin, dan penyakit. Penarikan Jepang menandai berakhirnya pendudukan pasukan asing pertama di tanah AS sejak Perang 1812.

Pulau vulkanik yang jarang penduduknya serta cuaca dan medan sangat buruk akhirnya tidak pernah berfungsi sebagai rute invasi besar bagi kedua pihak. Meskipun garnisun Jepang berhasil mempertahankan diri dalam kondisi keras, mereka hancur oleh bencana Midway. AS berencana untuk menggunakan rantai pulau sebagai launchpad untuk menyerang Jepang juga tidak pernah terwujud.

 

 

Facebook Comments