For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Pesawat Pejabat Ceko Jadi Ajang Latihan Jet Tempur Swiss

F/A-18 Swiss/ Swiss Air Force

Sebuah pesawat yang membawa delegasi parlemen Ceko yang melalui wilayah udara Swiss diintersep olehdua tempur supersonic Swiss. Bukan untuk mengusir, pesawat berisi para pejabat ini sengaja dijadikan objek latihan oleh angkatan udara Swiss.

Media lokal melaporkan  Ceko telah setuju untuk membiarkan pesawat yang membawa pejabat penting itu dijadikan ajang latihan.

Sebuah delegasi parlemen Ceko sedang lewat wilayah udara Swiss dalam perjalanan ke Amerika Selatan Selasa 6 September 2016 ketika dua pesawat tempur F / A-18 Hornet bergabung di kedua sisi pesawat hingga melintas perbatasan.

“Angkatan udara Swiss berlatih situasi ketika sebuah pesawat yang mencurigakan memasuki ruang udara mereka,” tulis surat kabar Ceko, Pravo.

Angkatan Udara Swiss telah meminta angkatan bersenjata Ceko untuk membiarkan menggunakan pesawat untuk latihan, dan izin pun diberikan.

Seorang wartawan Pravo yang ada di pesawat bersama para pejabat mengatakan pesawat terbang dalam jarak yang sangat dekat dengan pesawat Ceko. Meski surat kabar itu tidak meragukan kemampuan para pilot, media itu menilai risiko kecelakaan tetap sangat tinggi jika terbang terlalu dekat.

Menteri Pertahanan Republik Ceko, Martin Stropnický, mengatakan latihan yang melibatkan pesawat sipil sebenarnya cukup umum.

“Pilot secara teratur berlatih prosedur dalam kasus perilaku non-standar dari pesawat sipil,” katanya kepada surat kabar itu.

Sementara keamanan udara di Swiss melarang militer Swiss berlatih pada pesawat sipil Swiss, sehingga hal ini menjadi kesempatan langka. Namun, Jenderal Jiri Sedivy, mantan Kepala Staf Angkatan Darat Ceko mengatakan praktek ini sangat dipertanyakan, terutama ketika itu menyangkut pejabat tinggi dari negara lain.

“Jika ada kegagalan, jika pilot panik dan membuat manuver yang salah, akan ada bencana yang bisa memiliki dampak besar,” kata Sedivy Pravo.

Baca juga:

Sapi Kehausan, Helikopter Angkatan Udara Swiss Menyeberang ke Prancis

Facebook Comments