
Arab Saudi mengklaim sukses mencegat sebuah peluru kendali Scud yang ditembakkan ke wilayahnya oleh pasukan pemberontak di Yaman, Sabtu 6 Juni 2015 dini hari.
“Pasukan Angkatan Udara Kerajaan Saudi mencegatnya dengan rudal Patriot,” demikian satu pernyataan dari koalisi pimpinan Saudi yang telah melancarkan serangan udara terhadap para pemberontak itu sejak 26 Maret.
Pesawat koalisi menghancurkan tempat peluncuran rudal Scud itu pada pukul Sabtu 2:45 waktu setempat dan kota Khamis Mushait, di bagian barat daya Saudi menjadi sasaran, menurut pernyataan itu yang dilansir kantor berita Saudi SPA.
Rudal itu ditembakkan dari sebelah selatan Saada, benteng pemberontak Houthi, di wilayah pegunungan bagian utara Yaman, katanya.
Prioritas utama dari kampanye pemboman oleh koalisi ialah menghancurkan kemampuan rudal Houthi dan para sekutu mereka dalam angkatan bersenjata Yaman.
Serangan rudal Scud tersebut terjadi setelah pemberontak membunuh empat prajurit Saudi dalam serangan-serangan lintas batas. Serangan itu mengganggu persiapan pembicaraan yang diprakarsai PBB di Jenewa pada 14 Juni.

