
Pesawat Rusia akan melakukan penerbangan di wilayah Spanyol dan Portugal pada awal Maret 2015 ini. Dalam waktu yang bersamaan pesawat Amerika dan Jerman juga akan menjelajah di langit Rusia. Kedua misi ini di bawah Perjanjian Open Skies
“Penerbangan pengamatan akan dilakukan selama periode 1-8 Maret dari lapangan udara di Lisbon (Portugal) dan Getafe (Spanyol) pada jangkauan maksimum masing-masing 1.200 dan 1800 kilomter,” kata Kepala Pusat Pengurangan Risiko Nuklir Rusia Sergei Ryzhkov sebagaimana dikutip Ria Novosti Senin (02/03/2015).
Kedua penerbangan akan menjadi kelima dan keenam yang dilakukan oleh Rusia di bawah perjanjian Open Skies tahun ini.
Menurut Ryzhkov, penerbangan akan dilakukan dengan menggunakan pesawat Rusia Antonov An-30B di sepanjang rute yang telah disepakati dengan Portugal dan Spanyol. Spesialis dari kedua negara akan hadir di dalam pesawat dan akan memantau penggunaan kepatuhan peralatan dan Rusia inspektur ‘untuk perjanjian Open Skies.

Dalam rentang waktu yang sama Amerika Serikat dan Jerman juga akan membawa penerbangan pengamatan di atas wilayah Rusia dengan Boeing OC-135B Open Skies.
Selama penerbangan Rusia akan mengontrol ketat sesuai dengan parameter penerbangan yang disepakati, dan penggunaan peralatan pengamatan diterima.
Perjanjian tentang Open Skies ditandatangani oleh 27 negara anggota Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa (OSCE), pada tahun 1992 di Helsinki. Perjanjian itu dirancang sebagai upaya saling pengertian dengan memungkinkan bersenjata penerbangan pengintaian udara di atas wilayah 34 negara anggota saat ini. Rusia menandatangani perjanjian pada 26 Mei 2001
