For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

1 Dari 6 Prototip Jet KFX Akan Dibangun Untuk Indonesia

Rancangan desain KF-X

Jakarta telah menegaskan kembali komitmennya untuk bermitra dengan Seoul pada program pesawat tempur KFX. Dalam sebuah pernyataan, kementerian pertahanan Indonesia yang dikutip Flight Global Rabu 7 Oktober 2014 mengatakan enam pesawat akan melakukan Flight Test di Korea dan 1 Prototype akan diberikan ke Indonesia untuk dilaksanakan final assembly, test and evaluation kembali. Pihak Korea akan menyerahkan 1 (satu) prototipe Pesawat KF-X/IF-X setelah seluruh uji terbang diselesaikan dan dengan beberapa catatan, yaitu: engineer dan test pilot Indonesia akan terlibat secara aktif dalam proses produksi prototipe dan uji terbang seluruh prototipe (pesawat pertama s.d. keenam). Sedangkan untuk penyiapan produksi prototipe dalam fase EMD akan dibahas lebih lanjut termasuk tentang penyiapan lini produksi dan final assembly pesawat di Indonesia serta kapan rollout dari first article pesawat akan diluncurkan.

Pernyataan ini mengikuti penandatanganan kesepakatan antara Jakarta dan Seoul, yang menetapkan panggung untuk KFX untuk pindah ke teknik dan manufaktur fase – yang kedua dari program tiga tahap.Pernyataan itu mengatakan tahap pertama, yang mencakup pengembangan teknologi, selesai pada Desember 2012 Tahap ketiga dan terakhir dari program ini meliputi pengembangan kemampuan produksi.
Program KFX bergerak maju setelah keputusan Seoul membeli 40 Lockheed Martin F-35 Joint Strike Fighters di bawah persyaratan FX III nya. Unsur utama dari F-35 adalah tawaran offset teknologi yang berkaitan dengan rencana Seoul untuk membangun KFX. KFX ini dipertimbangkan sebagai jet tempur dua mesin yang lebih maju dari F-16, tetapi tidak sampai ke standar F-35.

Pesawat tempur kemungkinan akan diproduksi oleh Korea Aerospace Industries, yang juga mengembangkan pesawat latih T-50 dan pesawat serang ringan dengan bantuan dari Lockheed Martin.Indonesia adalah mitra 20% dalam program ini. Beberapa pengamat industri telah menyatakan keprihatinan bahwa pemerintah AS seharusnya tidak mudah memberikan teknologi tinggi kepada Indonesia melalui program KFX. Seoul diperkirakan akan memesan 120 KFX, dan Indonesia akan membeli 80 unit.

Sumber: Flight Global

Loading...
Facebook Comments

Loading...