For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Rafale Kian Garang

yourfile

Dassault Rafale kini kian garang setelah dilakukan perombakan terhadap sistem persenjataannya. Pesawat tempur ini menemukan kekuatan baru setelah masuk dalam program “heavily armed”. Sebuah konfiguras sejumlah senjata baru serta tangki bahan bakar yang lebih besar.

Pada Januari pesawat ini sudah melakukan tes pertama dengan konfigurasi baru tersebut. Kini pesawat itu membawa enam Rudal Sagem AASM Hammer yang merupakan rudal udara ke darat, empat rudal menengah dan jarak jauh MBDA yang berfungsi sebagai misil udara ke udara serta sepasang rudal Meteor. Selain itu , pesawat itu dilengkapi dengan tiga tangki bahan bakar eksternal 2.000 liter .

Pesawat upgrade ini disebut F3 R yang merupakan evolusi dari Rafale F3. Senjata mematikan yang akan diusung F3 R adalah rudal jarak jauh udara ke udara Meteor yang diproduksi MBDA, Rudal performa tinggi ini akan mencapai efektivitas maksimum dengan dukungan radar array yang dimiliki Rafale.

Selain itu rudal Thales PDL – NG generasi baru yang dipandu laser juga akan digendong. Rudal ini merupakan senjata mematikan untuk serangan udara ke darat dalam segala situasi dan cuaca. Senjata ini akan lebih meningkatkan tingkat presisi yang tinggi yang sebenarnya sudah Rafale dicapai sejak keterlibatan pertama di tahun 2007 di panggung perang Afghanistan ) .

Dua buah Laser homing dari Sagem AASM yang juga merupakan rudal dari udara ke darat juga akan dibawa. Senjata ini dibimbing dengan GPS dan belum ada tandingannya. Sudah digunakna oleh Rafale selama operasi di Libya ( 2011) untuk menghancurkan target pada jarak beberapa puluh kilometer dengan presisi metrik. Versi Laser homing terutama disesuaikan dengan target bergerak .

Rafale memasuki layanan untugk Angkatan Laut Perancis pada tahun 2004 dan dengan Angkatan Udara Perancis pada tahun 2006 , secara bertahap menggantikan tujuh jenis pesawat tempur generasi sebelumnya . Dari 180 pesawat yang dipesan oleh Perancis sampai saat ini , 126 telah diterima . Total Rafale saat ini sudah melakukan 120.000 jam terbang di 16.000 operasi

 

Ingin tahu betapa hebatnya Indonesia? Negara ini seharusnya menjadi negara ditakuti. Tetapi kenapa sekarang sepertinya tidak berdaya? baca di

http://earningloot.biz/?reflink=amiruddin

 

 

Facebook Comments