For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Teknologi Kapal Selam Ini Mengejutkan, Tetapi Juga Penuh Masalah

SEJARAH KELAHIRAN

alfa

Dengan kelas Lyra, Soviet berusaha untuk mencapai beberapa tujuan. Pertama, mereka ingin menghasilkan senjata yang mampu mengubah karakter perang angkatan laut di Atlantik Utara dan Kutub Utara, senjata yang bisa mengancam keunggulan luar biasa dari kapal permukaan angkatan laut NATO.

Tidak seperti kapal selam Barat, yang menyukai platform multirole, kapal selam Soviet didedikasikan untuk satu misi yakni melakukan  “intersepsi” berkecepatan tinggi terhadap skuadron permukaan NATO, terutama kelompok tempur kapal induk.

Tujuan kedua, Soviet ingin melakukan lompatan pengembangan teknologi, menghasilkan inovasi yang menggabungkan kapal selam masa depan, meski hanya dengan cara sedikit demi sedikit.

Tujuan ketiga bersifat insidental adalah yakni untuk memaksa angkatan laut NATO untuk menghabiskan uang dan waktu beradaptasi dengan ancaman Kelas Lyra.

Kelas Lyra memiliki dua kriteria. Desain interim (kapal selam rudal jelajah kelas K-162 “Papa”), yang di Lyra  menggunakan lambung titanium untuk menghasilkan toleransi yang diperlukan untuk kecepatan tinggi dan untuk menyelam pada kedalaman ekstrim. Untuk menjaga ukuran kru tetap kecil, kelas Lyra menggunakan teknologi canggih untuk mengotomatisasi sistem kunci, keputusan yang juga meningkatkan kecepatan reaksi tempur kru, meskipun untk perbaikan dan pemeliharaan di laut sangat sulit.

Untuk mencapai kecepatan tinggi, Alfa menggunakan desain reaktor lead-cooled cepat yang sangat inovatif. Hal ini memungkinkan kekuatan listrik besar di ruang yang kecil. Namun, hal ini juga menciptakan masalah pemeliharaan mengejutkan, yang hanya sebagian kecil bisa diselesaikan oleh kru di laut. Bahkan di pelabuhan Angkatan Laut Soviet berjuang untuk menjaga Alfa tetap dalam pelayanan.

NEXT: PRESTASI 

Facebook Comments