Untuk Apa Sebenarnya Rusia Memproduksi Blackjack?

Rencana untuk membuka lagi garis produksi pembom Tu-160 Blackjack sepertinya benar-benar akan terwujud. Rusia bahkan dengan yakin bisa menerbangkan prototipe varian baru dari pesawat yang dikenal dengan Tu-160M2 pada 2018, maju satu tahun dibandingkan rencana sebelumnya.

Bukan kali ini saja rencana untuk membuka lagi garis produksi pesawat tersebut dimunculkan. Rencana awal pernah diumumkan pada 2006 dengan rencana memproduksi 14 pesawat baru.

Tetapi rencana itu dibatalkan pada 2013 karena diakui  terlalu mahal. Moskow lantas mengganti dengan meluncurkan program pembangunan bomber jarak jauh baru yang disebut seabgai PAK-DA yang akan terbang pertama pada 2020.

Tetapi akhirnya Rusia harus kembali menghadapi kenyataan pahit bahwa PAK-DA juga terlalu mahal sementara di satu sisi Tu-160 semakin tua pun semakin mahal dalam menjaganya untuk tetap terbang.

Putus asa untuk solusi masalah bomber ditambah dengan meningkatnya masalah ekonomi, maka rencana pembangunan kembali Tu-160 kembali digulirkan. Tu-160M2 digambarkan sebagai bomber yang akan sangat mirip dengan Tu-160 tetapi menjadi setara dengan desain bomber baru karena banyak perbaikan. Para pejabat mengakui bahwa model M2 ini sangat berbeda dari aslinya dan jauh lebih efektif.

Tu-160 diyakini masih sangat layak untuk dikembangkan karena sifat unik dari pesawat ini. Pada tahun 2010 misalnya, dua Tu-160 membuat rekor penerbangan 23 jam nonstop dengan menempuh jarak 18.000 kilometer di sekitar pinggiran Rusia. Diperlukan dua kali pengisian bahan bakar di udara dari tanker Il-78 untuk melakukannya.

Ini adalah prestasi baru setelah sebelumnya pada 2009, Tu-160 menyelesaikan penerbangan 21 jam di seluruh negeri. Pada tahun 2008 dan 2013 sepasang Tu-160 terbang dari Rusia ke Venezuela.

Meskipun dirancang sebagai pembom berat, Tu-160 yang juga berfungsi sebagai pesawat pengintai dalam beberapa tahun terakhir lebih banyak digunakan sebagai alat intimidasi daripada mengumpulkan informasi.

Tetapi dalam keadaan darurat Tu-160 dapat dikirim jarak jauh untuk menyampaikan bom pintar dan peluru kendali. Mengingat ukuran besar Rusia, ini dipandang sebagai salah satu fungsi militer nyata dari Tu-160.

NEXT: ALASAN PEMBATALAN TAHUN 2013
Facebook Comments